JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pilkada Berjalan Kondusif, Kapolresta: Terima Kasih Warga Solo

Kapolresta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak didampingi Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji memimpin apel besar di Plaza Stadion Manahan, Selasa (08/12/2020). JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut pelaksanaan Pilkada Solo, Rabu (09/12/2020) lalu berjalan aman dan kondusif.

Dirinya pun mengapresiasi tinggi masyarakat Kota Bengawan yang mampu menjaga ketertiban dan kelancaran selama pemilu. Hal itu dikatakan Ade Safri kepada JOGLOSEMARNEWS.COM saat dihubungi melalui pesan whatsapp, Minggu (13/12/2020).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga serta tim pemenangan kedua pasangan calon. Situasi Solo berlangsung kondusif,” kata Ade Safri.

Ade memaparkan, pelaksanaan pencoblosan juga berjalan sesuai rencana dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Hingga saat ini, tidak ada terjadi keluhan. Kami sudah berkoordinasi dengan tim pemenangan telah bekerja sama dengan baik.

Baca Juga :  Bea Cukai Solo Sita 3,7 Juta Batang Rokok Ilegal Merk OK BOLD

Dikatakan, pemungutan suara menerjunkan 750 personel gabungan terdiri dari BKO Ditsamapta Polda Jateng, Brimob Polda Jateng, dan TNI yakni Kodim 0735 Solo, Korem 074 Warastratama, dan Batalion 408. Menurutnya, tim khusus yang dibuat menjelang pemungutan suara Tim Pengurai Kerumunan (TPK) intensif memantau potensi kerumunan di TPS maupun sekitar TPS.

“Seluruh anggota yang diterjunkan ke lapangan berkoordinasi dengan baik, sehingga hasil yang dicapai juga maksimal,” jelas Ade.

Meski begitu, kata Ade, sempat ada beberapa warga yang hendak berkonvoi di kawasan Kerten dan Banjarsari. Namun, aksi itu langsung dibubarkan sebelum konvoi sempat berlangsung.

Baca Juga :  Melongok Uniknya Tien Kok Sie, Kelenteng Tertua di Kota Solo

Ia menegaskan sudah menggandeng Satgas PDI-P sebelum konvoi berlangsung.

Ade mengungkapkan, sebelum pemungutan suara, kepolisian telah berkoordinasi dengan kedua tim pemenangan pasangan calon. Mereka tidak menginginkan adanya perayaan kemenangan, konvoi, atau kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

“Tidak ada perayaan kemenangan usai hitung cepat dengan cara konvoi, pengerahan massa, dan kegiatan lain yang berpotensi membuat kerumunan. Alhamdulillah secara keseluruhan semua proses berjalan baik sesuai rencana,” paparnya. Prabowo