JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Retakan Tanah di Jarum Desa Sidorejo Tirtomoyo Wonogiri Kian Panjang dan Melebar, Talut Jalan Ambrol Warga Terisolir

Ilustrasi longsor. Dok. BPBD Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Retakan yang memicu pergeseran tanah membuat, talut jalan di Dusun Jarum RT 3 RW3, Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri ambrol.

Bukan itu saja, satu keluarga terisolir akibat kejadian itu. Kini retakan tanah kian panjang dan melebar.

Jalan yang ambrol merupakan penghubung antara Dusun Jarum dengan Dusun Pucungan, Sobo, Pekelan dan daerah perbatasan Jawa Timur.

Kaur Pelayanan Umum Desa Sidorejo, Imron Ahmadi, Senin (14/12/2020), mengatakan, awalnya hanya ada retakan tanah antara talut dengan jalan. Namun, semakin lama talut menjadi ambrol. Kemudian retakan tanah merambah ke jalan.

“Saat ini retakan sudah hampir ke tengah jalan,” jelas dia.

Baca Juga :  Derita PKL Persiapan Buka Lapak Pukul 17.00 Disuruh Tutup Pukul 19.00 WIB, Solusinya Bagaimana?Kalau Kebijakan Pemkab Wonogiri sih Seperti ini

Menurut dia, peristiwa terjadi pada Jumat (11/12), pukul 09.00 WIB.

Retakan itu masih berpotensi semakin meluas. Adapun panjang talut yang saat ini ambrol sekitar 10 meter. Sedangkan ketinggian talut sekitar tujuh meter.

Dia menceritakan, talut yang ambrol menutupi jalan masuk ke rumah milik Katmin, warga setempat. Dia tinggal bersama istri dan satu anaknya. Sekarang, jika akan keluar rumah mereka harus jalan kaki menerabas ke pekarangan, memakai motor tidak bisa. Sekitar 25 meter baru ada rumah warga lain.

Dia membeberkan, saat ini jalan masih bisa dilalui kendaraan. Namun harus dengan ekstra hati-hati. Di area itu juga sudah dipasang rambu-rambu. Jalan akan ditutup jika kondisi semakin parah atau retakan semakin meluas.

Baca Juga :  Polres Wonogiri Raih WBK Anggotanya Langsung Pakai Pin, Kapolres Perintahkan Langkah Berikut untuk Menuju WBBM

“Yang terkena retakan sekitar setengah jalan, masih ada sisa 1,5 meter. Beruntung di bahu jalan ada tanahnya. Jadi kalau ada mobil atau roda empat melintas masih bisa meski di luar aspal,” terang dia.

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Bambang Haryanto mengaku telah mendapat informasi kejadian itu. Dia pun segera menghubungi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wonogiri untuk dilakukan perbaikan. Dan saat ini sudah mulai dilakukan pengecekan untuk perbaikan.

Jika ada hujan lebat, retakan itu masih berpotensi semakin meluas. Karena air masuk ke dalam rekahan tanah tersebut. Aria