JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tertangkap Curi Kotak Amal Masjid Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar, Seorang Pria Mendadak Langsung Berubah Jadi Bisu

Tim Polsek saat melakukan olah TKP pencurian kotak amal di Masjid GDM Karanganyar, Rabu (23/12/2020). Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi pencurian kotak amal terjadi di Masjid Abu Nasir II Komplek Gedung Dakwah Muhammadiyah atau GDM Karanganyar, Jateng, Rabu (23/12/2020) pukul 22.30 WIB.
Aksi Pencuri itu diketahui dari layar kamera CCTV. Namun uniknya saat ditangkap tangan, tiba-tiba pencuri berlagak tak bisa bicara alias bisu.
Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM di GDM Karanganyar menyebutkan pada saat kejadian situasi di GDM sepi hanya ada Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah PDM Karanganyar Sarilan M. Ali (50) beserta sejumlah staf  Arief (40) dan seorang penjaga malam Suparno (45).
Semuanya sedang santai di Lantai 3 GDM sambil sesekali melihat layar CCTV.
Sejurus kemudian Suparno kaget saat melihat CCTV terlihat ada orang masuk kedalam masjid Abu Nasir II yang berada didalam komplek GDM.
Suparno terus memantau pergerakan orang tak dikenal tersebut melalui kamera CCTV hingga akhirnya orang tak dikenal itu masuk masjid dan ketahuan mau mengambil kotak amal tersebut.
Si pencuri terlihat berhasil menggeser kotak amal dan hendak mengambil isinya. Namun mengalami kesulitan karena kotak amal sangat besar dan terbuat dari kayu jati.
Selanjutnya  ketiga orang turun ke nasjid dan menangkap tangan si pencuri tersebut.
“Saat itu ditanya oleh Suparno tidak menjawab dan berlagak bisu serta  ketakutan dan berlari ke kamar mandi masjid namun dikejar dan ditangkap,” tandas Sekretaris PDM Karanganyar Sarilan M. Ali, Rabu (23/12/2020).
Selanjutnya Suparno lapor ke Polsek Tasikmadu dan polisi datang menjemput pencuri.
Anehnya saat ditanya oleh polisi, pencuri berlagak bisu, seakan tidak  nyambung jawabannya.
Namun saat disuruh menunjukkan kedatangannya di masjid naik apa, si pencuri menunjukkan sepeda motornya yang diparkir didekat bekas warung HIKMU yang terletak disebelah barat GDM.
Akhirnya pencuri itu bersama sepeda motornya dibawa ke Mapolsek Tasikmadu. Anehnya lagi saat diintrograsi oleh polisi, pencuri berlagak bisu tidak menjawab saat ditanya identitasnya.
Pencuri itu juga diketahui tidak membawa KTP atau tanda pengenal sehingga polisi ekstra cermat dalam melakukan penyelidikan.
Kapolsek Tasikmadu, Iptu Tri Gunanto mewakili Kaopolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi membenarkan kejadian tersebut.
“Saat ini sedang dilakukan penyelidikan kasus tersebut dan polisi ekstra cermat karena pelaku susah komunikasi seperti orang bisu sehingga saat ditanya identitasnya pun tidak nyambung,” ujar Kapolsek dihubungi Rabu (23/12/2020) malam.
Kapolsek berharap identitas pelaku segera diketahui sehingga mempermudah penyelidikan. Sedangkan dari pelaku disita satu unit sepeda motor dan satu kunci L disaku pelaku. Beni Indra
Baca Juga :  Mulai Senin 25 Januari, 3.459 Nakes di Karanganyar Jalani Vaksinasi Covid-19, Warga Lainnya Siap Menyusul. Sabtu Ini, Vaksin Tiba dari Semarang