JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Usai Tertimpa Longsor, Jalur Tawangmangu-Solo Sudah Bisa Dilewati Kembali pada Minggu Sore. Kondisi Licin Masih Ada Lumpur

Pembersihan jalan jalur Solo-Tawangmangu yang tertimpa longsor pada Sabtu (5/12/2020). Saat ini jalur tersebut sudah bisa dilewati kembali. Foto: JSNews/Beni Indra

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Setelah terputus selama 24 jam tidak bisa dilewati karena tertimpa longsor, pada Minggu  (06/12/2020) sore jalur Tawangmangu-Solo sudah bisa dilewati kembali oleh pengguna jalan. Meskipun di kawasan itu masih ada lumpur di jalan sehingga licin dan membahayakan.

Wakapolres Karanganyar Kompol, Busroni bersama anggota kepolisian serta relawan dan warga  memimpin pembersihan tanah tersebut dari pagi hingga sore hari. Proses pembersihan berlangsung selama 9 jam sejak Minggu pagi dan baru dinyatakan bisa dilewati sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga :  Tergiur Bayaran Rp 1 Juta, Gadis Kecil Berusia 12 Tahun Asal Sukoharjo Dipaksa Layani Bapak 2 Anak Semalaman Sampai Pagi. Korban Digarap 2 Kali, Sampai Rumah Langsung Linglung

“Sudah bisa dilewati kembali namun tetap berhati-hati karena cuaca dan kemungkinan licin karena masih ada tanah,” tandasnya kepada wartawan, Minggu (06/12/2020) sore.

tawangmangu solo 1

Menurut Wakapolres, pembersihan itu melibatkan alat berat guna mengangkat tanah, serta dikerahkan pula mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot tanah yang ada di jalan.

Untuk itu dengan sudah dibukanya kembali ruas jalur Tawangmangu-Solo maka pengendara bisa melintas dan tidak harus memutar lagi lewat Matesih. Hanya saja sampai Minggu sore jumlah pengendara relatif berkurang drastis karena ada yang lewat jalur Matesih.

Baca Juga :  Penyebaran Covid-19 di Ponpes Daarul Qur'an Meluas. Usai 7 Santri Positif, 20 Temannya Satu Asrama Juga Diketahui Reaktif. Semua Santri yang Nonreaktif Langsung Dipulangkan

Selain itu banyak pula pengendara yang hendak pergi ke Tawangmangu-Solo membatalkan kepergian karena takut terjadi longsor susulan di jalur tersebut. “Suasana jalur tersebut masih terlihat lengang hingga sekarang ini,” ungkapnya.

Dari pantauan JOGLOSEMARNEWS.COM di lokasi terlihat jumlah pengendara tujuan Tawangmangu dari arah Solo  menurun tajam. Padahal sudah menjadi kebiasaan jika Hari Minggu jalur Solo-Tawangmangu ramai bahkan hingga macet karena padatnya kendaraan. Sedangkan pasca longsor kemarin, volume kendaraan Tawangmangu-Solo menurun drastis. (Beni Indra)