JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

80 % Kapasitas Ruangan Pasien Covid-19 Terisi, RSUD Karanganyar Bakal Bangun Gedung ICU 20 Tempat Tidur

Ilustrasi penanganan pasien di ruang isolasi corona virus. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM
Tahun 2021 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar kembali akan membangun gedung Intensif Care Unit (ICU) yang berkapasitas 20 tempat tidur.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik RSUD Karanganyar, Kristanto mengatakan saat ini RSUD Karanganyar hanya memiliki 6 tempat tidur di ruang ICU.

Menurutnya, dari 6 tempat tidur tersebut, 2 di antaranya digunakan untuk pasien Covid-19 dan sisanya untuk non isolasi. Dikatakannya ruang ICU minimal 5 persen dari total tempat tidur.

“Selain menindaklanjuti arahan dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo untuk menambah tempat isolasi. Rencana pembangunan gedung ICU baru tersebut karena memang sudah termasuk dalam standar operasional. Seiring mulai adanya penambahan tempat tidur bagi pasien di RSUD Karanganyar,” katanya Selasa (12/01/2021).

Baca Juga :  Asyik, BST untuk 21.412 Warga Karanganyar Sudah Mulai Cair Sejak Kemarin. Yang Kelompok Risti Bantuan Langsung Diantar Tanpa Antri!

Kritanto mengungkapkan, saat ini total ada 383 tempat tidur yang ada di RSUD Karanganyar. Namun karena kondisi pandemi virus Covid-19, ada dua bangsal dengan kapasitas 30 tempat tidur yang tidak digunakan.

Karena tenaga yang bertugas di bangsal tersebut diperbantukan untuk penanganan pasien Covid-19.

Baca Juga :  Pemkab Karanganyar Janjikan Bantuan Pada PKL yang Diliburkan Selama PPKM. Saat Ini Sedang Pendataan & Menentukan Formulanya

“Kami berharap pertengahan tahun ini sudah bisa dilaksanakan. Setidaknya 20 tempat tidur dengan perincian 8 tempat tidur untuk isolasi,”ujarnya.

Ditambahkan, RSUD Karanganyar sampai saat ini menyiapkan 113 tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19, baik pasien suspect maupun terkonfirmasi.

“Hampir 80 persen sudah terisi. Jika penuh, pasien kami rujuk ke rumah sakit lain. Sebagian besar kami rujuk ke rumah sakit d Kota Solo,” tandasnya. Wardoyo