JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Peringatan! Cuaca Makin Ekstrim, Warga Lereng Gunung Lawu Diminta Waspadai Bencana Ini!

Ilustrasi puting beliung dan angin kencang. Dok/JSnews

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM
Menghadapi cuaca ekstrim, warga Karanganyar terutama yang berada di daerah rawan bencana diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar sampai saat ini tetap siaga mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Karanganyar, Hartoko menyampaikan, intensitas curah hujan yang terjadi beberapa waktu terakhir telah terjadi dan merata di seluruh wilayah Karanaganyar.

Untuk itu, Hartoko meminta masyarakat yang berada di lereng gunung untuk waspada.

“Kita tetap berupaya memaksimalkan para relawan yang ada d masing-masing wilayah untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Baik tanah longsor, banjir dan angin kencang. Untuk itu, kami tetap meminta masyarakat meningkatkan kewaspada,” ujarnya.

Baca Juga :  165.000 Warga Karanganyar Diajukan Jadi Penerima Vaksin Covid-19. Sebanyak 9.000 Dosis Untuk Tahap Dua, Bertahap Sampai Mei

Dikatakannya , BPBD telah menyiapkan peralatan untuk melakukan evakuasi serta siaga selama 24 jam di Posko Utama.

Terpisah, Camat Ngargoyoso Dwi Cahyono menyatakan sampai saat ini, meskipun sempat dilanda hujan dengan intensitas tinggi, kondisi di wilayahnya, terutama di kawan rawan bencana longsor, sejauh ini masih aman.

Meski demikian, ia meminta warga tetap waspada. Menurutnya pihaknya terus menerus memberikan edukasi kepada warga serta tidak merasa takut yang berlebihan.

Baca Juga :  Saat Kades dan  Camat se-Karanganyar Jalani Suntik Vaksin Covid-19. Ada Yang Cuma  Pakai Sarung Karena Panik

“Sampai saat ini tidak ada bencana longsor. Kalau pun ada hanya tebing kecil dan tidak sampai menimbulkan kerusakan. Kita ingatkan agar tetap waspada terutama di daerah rawan longsor. Kita juga tetap memberikan edukasi kepada warga, kalau ada saluran yang tersumbat segera dibersihkan,” ujarnya.

Ditambahkan, warga juga diminta untuk tetap menjaga lingkungan sekitar dari kerusakan dan perusakan.

“Kita minta perduli terhadap lingkungan. Dimasyarakat itu sudah ada saluran air. Jika ada sampah bersihkan . Banyak kasus yang terjadi karena tersumbatnya saluran,” pungkasnya. Wardoyo