JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Asyik, BST untuk 21.412 Warga Karanganyar Sudah Mulai Cair Sejak Kemarin. Yang Kelompok Risti Bantuan Langsung Diantar Tanpa Antri!

Penyaluran BST di Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 21.412 keluarga di Karanganyar diplot menerima bantuan sosial tunai (BST) 2021.

Pemkab melalui Dinas Sosial memberlakukan kebijakan khusus terhadap alangan berisiko tinggi (Risti) tertular Covid-19. Khusus kalangan ini, mereka diijinkan tanpa mengantre saat mengambil BST dan jatah mereka akan dibagikan secara cash and carry.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki mengatakan penyaluran BST dibagi ke 21.412 keluarga penerima manfaat (KPM) mulai Selasa (12/1/2021) sampai akhir pekan.

Penyaluran dilakukan PT Pos Indonesia selaku mitra penyaluran. Khusus untuk kalangan Risti, seperti lansia, disabilitas dan pengidap penyakit kronis, jatah BST akan dilakukan cash and carry alias diantar.

Baca Juga :  Perhatian, Izin Semua Hajatan di Karanganyar Resmi Dilarang Selama PPKM 11-25 Januari. Bupati Yuli: Ini Dahsyat, Jangan Sembrono!

“Harus ada pembagian waktu karena jumlah petugas terbatas,” kata Waluyo saat pemantauan penyaluran di Kelurahan Popongan, Karanganyar Kota, Rabu (13/1/2021).

Waluyo mengatakan pencairan dilakukan dengan syaratmembawa undangan, mereka registrasi calon penerima dengan menyertakan salinan kartu keluarga dan KTP.

Jika haknya diwakilkan, boleh menyertakan buktinya seperti salinan buku nikah atau surat kuasa untuk bisa membawa pulang BST tahap I tahun 2021 Rp 300 ribu per penerima.

Panitia mewajibkan semua warga menjalani screening suhu tubuh dan menyemprotkan hand sanitizer yang sudah disiapkan di meja registrasi. Bagi kalangan risti, mereka bisa langsung dilayani.

Baca Juga :  80 % Kapasitas Ruangan Pasien Covid-19 Terisi, RSUD Karanganyar Bakal Bangun Gedung ICU 20 Tempat Tidur

“Lansia, disabilitas dan lainnya yang berisiko tinggi disilahkan maju tanpa harus mengantre namanya dipanggil,” katanya.

Pembagian BST cash and carry dibatasi pukul 09.00 WIB-12.00 WIB dengan penerapan ketat protokol kesehatan.

Lebih lanjut dikatakan, pembagian BST pada putaran kedua mendatang bakal diubah mekanisme undangan.

“Nanti per kebayanan. Bukan per desa. Supaya lebih bisa mengurai kerumunan,” lanjutnya.

Sebagaimana diberitakan, tiga bantuan pemerintah pusat disalurkan di Januari 2021 yang bertepatan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Selain BST, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ke 64.384 KPM, dan Program Keluarga Harapan (PKH) ke 32.030 KPM. Wardoyo