JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Beritanya Viral, Umbul Ngepok di Karangpelem Sragen Makin Terkenal hingga Nasional. Pengunjung Meroket 100 %, Bahkan Ada Pengunjung Jauh-Jauh dari Betawi karena Penasaran Ingin Rasakan Terapi Air Murni!

Anak-anak terlihat riang berenang di Kolam Renang Umbul Ngepok di Desa Karangpelem, Kedawung, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Sejak ditulis berita di JOGLOSEMARNEWS.COM , nama Kolam Renang Umbul Ngepok di Desa Karangpelem, Kedawung, Sragen mendadak langsung meroket.

Imbasnya, jumlah pengunjung langsung naik drastis dua kali lipat dari sebelumnya. Fakta itu disampaikan karyawan dan pedagang yang ada di kolam umbul dengan air istimewa tanpa kaporit itu.

Meski belum genap setahun dibangun, kolam itu kini makin moncer dan dikenal di kalangan masyarakat Sragen bahkan hingga luar Jateng dan nasional.

Menurut karyawan pengelola Kolam Renang Umbul Ngepok, Sriyantini (20) sejak ditulis berita, ada lonjakan arus pengunjung cukup signifikan. Kenaikan pengunjung mencapai 100 persen atau dua kali lipat dari sebelumnya.

“Alhamdulillah, sejak masuk berita JOGLOSEMARNEWS.COM , pengunjungnya langsung naik. Biasanya harian rata-rata 20 sampai 30 pengunjung, sekarang rata-rata antara 50 bahkan sampai 100 pengunjung perhari. Kalau nggak pandemi pasti lebih ramai lagi,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (7/1/2021).

Ia menyampaikan rata-rata pengunjung masih didominasi asal Sragen dan sekitarnya. Ada yang anak-anak, tapi sebagian juga orangtua dan pejabat yang ingin terapi di kolam tersebut.

Untuk terapi, biasanya pengunjung datang lebih pagi sekitar jam 05.00 WIB. Sedangkan untuk pengunjung yang renang biasa, datang mulai jam 07.00 atau 08.00 WIB.

“Kalau pagi jam 05.00 WIB itu sudah ramai, biasanya mereka yang terapi. Karena air di sini memang asli dari mata air murni tanpa kaporit jadi bagus untuk terapi yang punya keluhan kesehatan. Setiap sore dibersihkan jadi air selalu jernih. Alhamdulillah perkembangannya sangat bagus,” terangnya.

Baca Juga :  Berikut Daftar 15 Warga Sragen yang Positif Terpapar dan Meninggal Dunia Hari Ini. Dari Bocah 2 Tahun dari Karangmalang Sampai Kakek 90 Tahun asal Tanon
Petugas saat membersihkan dasar kolam atau vakumisasi setiap sore setelah kolam tutup untuk menjaga kebersihan air. Foto/Wardoyo

Lonjakan pengunjung juga berimbas pada pedagang. Yanti (43) pedagang makanan dan minuman di kompleks kolam renang Umbul Ngepok mengakui sejak mencuat di berita, jumlah pengunjung memang naik drastis.

Jika sebelumnya agak sepi dan pengunjung harian tak lebih dari 30 orang, sekarang bisa mencapai di atas 50 sampai 100 orang. Lonjakan pengunjung juga membawa dampak positif pada omzet jualannya yang juga ikut laris.

“Sekarang jadi lebih ramai. Paling ramai Sabtu Minggu. Dari jam 05.00 WIB pagi sekarang sudah ramai yang renang terapi. Bahkan ada pengunjung yang datang jauh-jauh dari Betawi ke sini cuma ingin terapi di kolam ini. Karena memang airnya murni dan bagus untuk kesehatan,” tukasnya.

Kades Karangpelem, Suwanto menyampaikan Umbul Ngepok memang memiliki beberapa keunikan dibanding kolam renang buatan lainnya. Menurutnya, kolam renang tersebut memiliki air yang dijamin selalu jernih karena memancar dari mata air Tunggon.

Mata airnya satu jalur dengan mata air kaki Gunung Lawu. Selain airnya murni dan segar, kolam renang Umbul Ngepok juga tidak memakai kaporit.

Sirkulasi air yang terus berganti juga menjadi kelebihan karena membuat kondisi air di kolam juga selalu jernih.

“Dan air di Umbul Ngepok ini konon banyak yang meyakini bisa untuk terapi bagi yang ada keluhan pegal-pegal, rematik dan lainnya. Itulah mengapa selain anak-anak dan pelajar, banyak warga yang berusia tua atau bapak-bapak dari luar wilayah yang suka berenang di sini,” tukasnya.

Baca Juga :  Nah Lo, DPRD Sragen Bongkar Masih Banyak Kafe, Indomaret dan Alfamart Langgar Aturan Jam Operasional PPKM. Padahal Kasus Covid-19 Meroket Tambah 60-80 Orang Perhari, Petugas Medis Sampai Kewalahan!

Tidak hanya warga sekitar, pengunjung juga datang dari desa lain bahkan dari luar Sragen seperti dari Masaran, Grompol hingga Kebakkramat.

Rata-rata tahu dari getok tular atau cerita satu pengunjung ke yang lain. Bahkan, beberapa tokoh dari Sragen dan Karanganyar mulai dari dokter pemilik rumah sakit hingga Dandim Sragen juga sering menyempatkan waktu berenang di Umbul Ngepok.

“Pak Dandim beberapa kali renang di sini. Lalu pak dokter di Karanganyar yang punya rumah sakit juga kalau renang ke sini sama keluarganya. Rata-rata senang karena airnya jernih dan murni sehingga tidak lengket di rambut. Yang sudah tahu manfaatnya bisa sekalian terapi, biasanya seneng dan renangnya pilih ke sini,” imbuhnya.

Satu lagi, lokasi Umbul Ngepok itu juga dinaungi beberapa Pohon Gayam berusia ratusan tahun. Pohon yang dikenal sebagai penyimpan air dan rimbun itu juga diyakini dekat dengan kebaikan.

Suwanto menuturkan sebelum dibangun kolam, lokasi Umbul Ngepok merupakan tempat legendaris yang sering dikunjungi tokoh-tokoh nasional era orde baru.

“Dulu ada Pak Rudini mantan Mendagri, Pak Wiranto, Pak Amien Rais juga pernah ke sini. Jadi tempat umbul ini sangat legendaris,” tuturnya.

Sejak awal diresmikan, seluruh pengelolaan kolam renang itu ditangani oleh BUMDes Karangpelem. Melihat tingginya antusias warga dan pengunjung, pihaknya berencana menambah kolam lagi khusus untuk anak-anak. Wardoyo