JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dampak Penutupan PKL di Karanganyar, Rumah Makan Padang  pun Diserbu Pembeli Kebanyakan Dibawa Pulang

Petugas keamanan melakukan patroli penerapan PPKM di Karanganyar. Mereka mengimbau masyarakat pedagang kakai lima yang masih buka untuk menutup usahanya, Senin (11/1/2021) malam. Foto: Beni Indra

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Dampak penutupan warung makan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Karanganyar seiring dimulainya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak pada rumah makan Padang.

Sejumlah rumah makan Padang yang buka pun diserbu pembeli, Senin (11/1/2021) malam. Pasalnya warga kesulitan membeli makanan di warung PKL yang biasanya mangkal di Taman Pancasila dan Alun-Alun Karanganyar, sehingga memilih beli di Rumah Makan Padang yang buka.

Pantauan JOGLOSEMARNEWS di Karanganyar Kota diketahui mayoritas PKL tutup tidak berjualan. Bahkan di Alun-Alun Karanganyar dan Taman Pancasila yang biasanya menjadi pusat kuliner, Senin malam terlihat sepi.

Baca Juga :  Nekat Tenan, Konser Musik Acara Hajatan Bayekan di Karangpandan Karanganyar Langsung Dibubarkan Paksa Satpol PP. Kepala Satpol PP: Biar Tak Terulang!

Sedangkan PKL di sepanjang Jalan Lawu tepatnya Papahan juga tidak ada yang berjualan karena kebijakan Bupati yang menutup PKL selama dua minggu.

Tak pelak rumah makan Padang pun menjadi pilihan. Warga memilih membeli dengan dibungkus untuk dimakan di rumah. Bahkan banyak  juga jasa antaran Gojek atau Grab datang untuk membelikan pesanan konsumen.

Menurut Ifah (34), pelayan Rumah Makan Padang Kawan Lamo dirinya heran semenjak pukul 17.00 hingga pukul 19.30 banyak pembeli datang dan sebagian besar rombongan. “Ya tidak seperti biasanya sampai semua lauk habis. Kami tak tahu apakah ini pengaruh dari PPKM atau bagaimana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ini Daftar 10 Pejabat dan Tokoh di Karanganyar yang Pertama Kali Bakal Merasakan Suntikan Vaksin Covid-19. Ketua DPRD Imbau Masyarakat Tak Gubris Hoax Vaksin!

Ifah mengakui mendengar ada penutupan PKL di Kota Karanganyar namun dirinya tidak menyangka jika berimbas pada menyerbu beli di Rumah Makan Padang yang dikelolanya. “Tentu kami juga bersyukut jualan hari ini ludes terjual,” tandasnya.

Untuk itu pihaknya akan menambah porsi jualan jika PPKM berlangsung hingga tanggal 25 Januari. Sebab potensinya warga mencari makan malam jelas agak susah dan satu-satunya yang selalu siap adalah masakan padang.(Beni Indra)