JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Derita Pengelola Hotel di Tawangmangu Terpukul PPKM. Enam Hari Tamu Sepi, Bookingan Berguguran Minta Jadwal Diganti

Kawasan wisata Tawangmangu, salah satu lokasi target operasi yustisi protokol kesehatan. Foto: JSNews/ASA

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Hampir semua hotel di Tawangmangu, Karanganyar, terpaksa nombok biaya operasional selama 6 hari diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bahkan selama 6 hari ini tidak ada satupun tamu yang menginap di hotel.
Para tamu pun yang sudah booking kamar pun untuk hari Sabtu-Minggu memilih reschdulling atau penjadwalan ulang menunggu rampungnya PPKM.

Begitu juga dengan booking corporate gathering juga dijadwal ulang. General Manager (GM) Indah Palace Hotel Tawangmangu, Krisna Widyaningsih mengatakan selama PPKM berlangsung berpengaruh sangat vital hingga tak ada satu pun tamu yang menginap.

Baca Juga :  Pindah Ke Papua, Kajari Karanganyar Ahmad Muhdor Torehkan Banyak Prestasi. Kasus Agus Bereng Pun Jadi Sorotan

“Situasi sangat sepi sehingga mau tidak mau tetap nombok biaya operasional,” tandasnya saat dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (15/01/2021).

Meski begitu, Krisna tidak menjelaskan berapa jumlah kerugian biaya operasional. Krisna hanya berkilah karena tidak ada tamu yang mengimap maka tidak ada pemasukan.

Krisna menjelaskan dari pantauan pihak hotel hingga tanggal 25 Januari saat berakhirnya PKPM belum ada konfirmasi booking kamar dari para tamu.

Baca Juga :  Hadapi Pilkada 2024, Ketua DPC PDIP Karanganyar Bagus Selo Tegaskan Calon Bupati Mutlak Harus  Berasal Dari Kader Internal

“Ya seperti itulah kondisi yang terjadi pada hotel kami dan saya yakin ini kemungkinan terjadi secara merata di Jawa-Bali yang mana diberlakuka PPKM mulai 11-25 Januari,” ujarnya.

Pihaknya berharap usai PPKM kunjungan tamu di Tawangmangu menggeliat lagi sehingga bisa untuk menutup biaya operasional yang harus nombok sejak berlakunya PPKM. Beni Indra