JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Ada Pengantin Kebingungan Karena Ring Kawinnya Manjing Tak Bisa Dilepas Sampai Membengkak. Tergopoh-gopoh Datang ke Satpol PP Sragen, Butuh Perjuangan Satu Jam Pakai Benang

Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen saat berjuang melepaskan cincin kawin di jari manis seorang pengantin asal Ngawi yang jarinya sudah membengkak. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOEEMARNEWS.COM- Ada kisah menarik nan menggelitik mencuat dari ruangan personel Pemadam Kebakaran di Dinas Satpol PP Sragen.

Selain mengurusi masalah kebakaran, rupanya relawan dan petugas itu juga punya cerita lain yang tak menyangkut soal api dan kebakaran.

Ya, ada kasus unik berlatar kemanusiaan yang baru-baru ini ditangani oleh petugas. Salah satunya ada seorang warga yang datang tergopoh-gopoh kebingungan tangannya bengkak gegara alergi mengenakan cincin kawin di jari manisnya.

Celakanya, saat hendak dilepas, cincin emas tanda pernikahannya itu sudah manjing dan sulit dilepaskan. Kondisi jarinya yang kadung membengkak membuat perhiasan bulat di jari itu tak lagi bisa dibuka.

“Ya, hari ini sekitar pukul 10.00 WIB, ada warga Kabupaten Ngawi bernama Syarifudin yang mendatangi kantor kami. Bapak tersebut mengeluhkan cincin nikah di jari manisnya yang tidak bisa dilepaskan,” ujar Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Sragen, Heru Martono, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (19/1/2021).

Baca Juga :  Siap-Siap Bakal Ditertibkan, Riwayat Puluhan Kios dan Bangunan Sepanjang Rel Kalijambe-Miri Sragen Segera Tamat. Bupati Surati Daops VI dan Pemprov, Sebut Jadi Biang Banjir, Macet dan Kecelakaan di Perlintasan

Heru mengungkapkan saat datang ke Satpol PP, kondisi jari manis Syarifudin sudah agak membengkak. Sehingga cincin tersebut terlalu sulit dilepaskan begitu saja.

Pria itu mengaku sudah sempat meminta tolong ke tukang patri di Pasar Bunder Sragen. Namun ia malah terheran-heran, oleh tukang patri, Syarifudin justru diarahkan untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

“Sesampai di sini, teman-teman kemudian cincin tersebut diusahakan untuk dilepaskan. Memang agak sulit karena bahan cincin terbuat dari bahan ring tebal, sedangkan jari tangannya sudah agak bengkak,” terang Heru.

Baca Juga :  Fenomena Puting Beliung Kembar, BPBD Sragen Sebut Jika Pecah di Permukiman Bisa Berdampak Dahsyat. Benarkah Pecah di Sawah-Sawah?

Petugas yang cukup piawai melakukan penanganan evakuasi itu akhirnya mengusahakan berbagai cara untuk bisa melepaskan cincin dari jari manis Syarifudin. Setelah berusaha sekitar sejam, cincin tersebut berhasil dilepaskan.

Dengan cara apa? Heru menyebut setelah berjuang hampir satu jam, cincin emas itu berhasil dilepas dengan menggunakan benang.

Setelah terlepas, rasa lega langsung terpancar dari wajah Syarifudin. Ia pun tak lupa menyampaikan terimakasih kepada petugas yang telah menyelamatkan jari dan cincinnya dari permasalahan yang membuatnya kesakitan itu. Wardoyo