JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Geregetan Hasil Swab 14 Hari Baru Keluar, Wakil Ketua DPRD Karanganyar Desak Pemkab Beli Alat Seperti Sragen. Sebut di Sragen Hasil Swab Cukup 7 Jam

Rohadi Widodo. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Rohadi Widodo mendesak Pemkab setempat segera memikirkan solusi atas lambatnya sistem deteksi hasil swab yang menyita waktu hingga 14 hari.

Ia pun meminta Pemkab berkaca ke Sragen yang sudah lebih maju karena bisa mengolah data swab dan butuh waktu hanya sekitar 7 jam saja hasil sudah bisa diketahui.

Baca Juga :  Tolak Kenaikan Biaya Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI, Paryono Usulkan Indeks Maksimal Rp 75 Juta Saja

Keterlambatan itu terjadi karena di RSUD Karanganyar belum memiliki alat pendeteksi hasil swab sehingga harus bergantung dengan RS Moewardi Solo.

Tak pelak warga harus menunggu lama untuk memastikan apakah hasil swab nya positif ataupun negatif.

“Problemnya adalah karena Karanganyar belum memiliki alat pendeteksi hasil swab sehingga semua warga yang swab harus menunggu lama,” papar Rohadi, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga :  Bazar Durian Akbar 2023 dan Hiburan Warga Akan Digelar di Desa Gempolan, Catat Tanggalnya!!

Padahal selama menunggu hasil swab maka warga harus isolasi di rumah alias tidak bisa beraktivitas ekonomi. Sedangkan hasil swabnya ninimal 10-14 hari lagi bisa diketahui.

Sebaliknya, ia menyoroti pasien positif dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) yang biaa bebas kemana-mana. Padahal jika dilakukan swab bisa jadi hasilnya positip.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com