JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecewa Berat, Ketua FPI Sragen Sebut FPI Dibubarkan, Koruptor dan Pemabuk Akan Pesta Pora!

Ketua FPI Sragen, Mala Kunaefi saat berorasi dalam demo mengecam Presiden Perancis beberapa waktu lalu di Alun-alun Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pembubaran ormas front pembela Islam (FPI) oleh pemerintah mendapat respon keras dari FPI Sragen. Ketua FPI Sragen, Ustad Mala Kunaefi sangat menyayangkan sikap pemerintah yang dengan cepat membubarkan FPI tanpa memberi celah pembelaan.

“Allhamdulilah, kami dari FPI Sragen untuk menyikapi itu (pembubaran FPI) yang dilakukan pemerintah, kami sangat-sangat kecewa dan sangat prihatin atas keadaan situasi bangsa saat ini,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (1/1/2021).

Mala memandang pembubaran FPI terkesan sangat-sangat dipaksakan dan penuh dengan unsur politis. Menurutnya hal itu juga sebagai suatu kedzaliman nyata dan kental nuansa konspirasi di NKRI saat ini.

Sebagai bagian dari FPI, ia mengaku seakan tak ada lagi ruang gerak bagi FPI untuk mendapatkan keadilan.

Menurutnya FPI dikeroyok sana-sini, dituduh yang tidak-tidak, dan seakan tak ada kesempatan menyampaikan kebenaran pada pemerintah di bumi kelahiran sendiri.

“Yang jelas dari semua alur kejadian yang kita amati yaitu menyangkut FPI ini adalah FPI target untuk dibubarkan dan dihancurkan oleh rezim saat ini. Itu karena keberanian FPI, mungkin FPI berani melawan kemunkaran di manapun, siapa pun itu. Karena menurut orang-orang yang tidak senang FPI dianggap membahayakan mereka,” katanya.

Baca Juga :  Pantas Saja Bikin Warga Kelabakan, Sarang Tawon Vespa Raksasa di Pasar Gading Besarnya Hampir Satu Karung. Dievakuasi Hampir 3 Jam

Lebih lanjut, Mala menguraikan ia mengamati gelagat itu sudah dari kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab. Menurutnya sudah berbagai macam kriminalisasi kepada HRS sampai akhirnya dijebloskan ke penjara.

Sampai terjadi pembantaian kepada laskar pengawalnya dan puncaknya akhirnya pembubaran FPI.

“Semua itu sangat singkat dan dipercepat. Ini yang jadi pertanyaan kami, ada apa?” lanjutnya.

Ia justru memandang pembubaran FPI tentu yang paling senang dan pesta pora yaitu kemunkaran. Ia menyebut mereka meliputi koruptor, pemabuk, penyalahgunaan obat-obatan dan macam-macam kemaksiatan.

Menurutnya mereka sangat bergembira bisa berlenggang aman tidak ada yang menganggu dalam kemunkaran.

Baca Juga :  Duh, Vaksinasi Covid-19 di Sragen Batal Digelar Besok. Kiriman 1.776 Dosis Sinovac Ditunda, Ini Masalahnya!

“Kalau FPI dibubarkan koruptor, pemabuk akan pesta pora. Kalau kita mengutip dari ahli hukum dan partai politik yang telah berstatemen, seperti Usman Hamid, Komnas HAM, analisis sosial politik AMJ yang mengatakan data keliru dipakai untuk membubarkan FPI dan Muhammadiyah yang mempertayakan pembubaran FPI, dari PKS yang merupakan kemunduran daripada bangsa ini dalam berdemokrasi,” tandasnya.

Di akhir, Mala menegaskan ada atau tidak ada FPI, pihaknya akan tetap berjuang. Ia mengklaim FPI adalah kendaraan tapi perintah untuk berjuang langsung perintah dari Rob dan nabi yang menurutnya tak boleh dilalaikan.

“Kami ada FPI atau tidak, akan tetap bangkit berjuang melawan kemunkaran di manapun berada, kapan pun kami siap terus berjuang. Kita juga tegaskan melawan kemunkaran melawan kedzaliman, melawan kemaksiatan, itu adalah perintah dari Allah dan Rasulnya juga perintah dari konsitusi bangsa ini,” pungkasnya. Wardoyo