JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kepergok Terlalu Ngeyel, 6 Pemilik Warung Makan dan Warkop di Karanganyar Didatangi Tim Satpol PP. Nih Simak Sanksinya!

Plt Kadinas Satpol PP Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo bersama tim Polres saat menegur dan mengecek suhu penjual dan pembeli di warung pasar yang tepergok tak memakai masker, Kamis (7/5/2020) dinihari. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 6 pelaku usaha mendapat teguran dari Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Karanganyar minggu pertama penerapan PPKM.

Keenam pelaku usaha tersebut dinilai melanggar instruksi bupati terkait dengan penerapan PPKM yang masih membuka usahanya melebihi pukul 19.00 WIB.

Mereka kemudian diminta untuk membuat surat pernyataan
Selama sepekan pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), terdapat 6 pelaku usaha di Kabupaten Karanganyar diminta membuat surat pernyataan pasca melanggar instruksi Bupati terkait PPKM dengan masih membuka usaha diatas pukul 19.00 WIB.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , enam pelaku usaha yang mendapat teguran tersebut masing-masing Pedagang Kaki Lima (PKL), Warung Kopi serta warung makan.

Baca Juga :  Palsukan Tanda Tangan Cover Note, Mantan Staf Notaris di Karanganyar Ini Berhasil Bobol 3 Bank Pemerintah

Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophie Eko Jati Wibowo menyampaikan dari hasil patroli dan pantauan, memang masih terdapat beberapa pedagang yang buka diatas pukul 19.00 WIB. Temuan itu didapati terutama di wilayah pedesaan masih banyak pedagang HIK maupun angkringan yang masih nekat buka.

Selain itu, di beberapa pasar, masih terdapat laporan pengunjung yang tidak menggunakan masker keluar masuk pasar.

“ Saat ini, kami hanya memberikan tindakan secara persuasif berupa teguran serta surat pernyataan sesuai dengan arahan Bupati. Temuan pelanggaran PPKM berada di 3 kecamatan, Colomadu, Jaten, dan Kebakkramat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Mengcovidkan Pasien Oleh RSUD Karanganyar, Polisi Periksa Saksi Pelapor

Yopi menegaskan untuk penindakan di daerah, pihaknya telah menyerahkan Satgas Jogo Tonggo agar memberikan teguran bagi pelanggar. Namun saat ini pihaknya berharap satgas lebih tegas untuk kepentingan bersama.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Purwati menyatakan, berdasarkan pantauan dinas kesehatan, pemberlakuan PPKM sampai saat ini belum berdampak terhadap jumlah kasus terkonfirmasi Positif Covid 19.

Pasalnya menurut Purwati, disebabkan masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker dan berkerumun meski adanya Pemberlakuan PPKM.

“Meski PPKM dilaksanakan, masih banayak warga yang melanggar protokol kesehatan, sehingga tidak berdampak terhadap jumlah kasus Covid-19 di Karanganyar,” tandasnya. Wardoyo