JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Majalah Tunas Melati Abadikan Belajar Daring SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo di Tengah Pandemi

Majalah Tunas Melati mengabadikan kegiatan belajar dari rumah siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo di masa pandemi. Istimewa
PPDB
PPDB
PPDB

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM -– Majalah Tunas Melati mengabadikan kegiatan belajar dari rumah siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo di masa pandemi. Dalam edisi ke-72 tahun 2021, menceritakan bagaimana proses belajar mengajar tetap dilaksanakan meski pandemi Covid-19 nyaris melumpuhkan seluruh akivitas manusia di seluruh negara.

“Majalah tunas melati terbit sejak 6 bulan sekali resmi sejak tahun 2016, mengantongi nomor ISSN dari pusat Dokumentasi dan Indformasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), media komunikasi dan kreativitas tetap eksis di masa pandemi,”ujar Danardono Sri Pamungkas, Redaktur Majalah Tumel, Kamis (7/1/2021).

Karenanya Tumel menulisnya sebagai tema besar “Belajar dari Rumah Dimasa Pandemi”. Dimulai dari salam redaksi, kata pengantar, headline news Milad Ke-85 perkokoh sekolah berkebudayaan unggul adanya tokoh Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo, pengetahuan peran orang tua dan guru di masa pandemi.

Ada beberapa pengetahuan seni sebagai mata pelajaran multi guna, fakta psikologi yang bermanfaat, mengenal tanaman janda bolong, peran teknologi pendidikan di masa pandemi, dampak pendidikan karakter, tetap semangat sekolah.

Cerita hobi dan pengalaman, serunya bersepeda, hobiku dan kegiatanku, paper toys, tips belajar di rumah selama pandemi, membuat konten youtube sebagai alternatif mengisi waktu luang.

Ada juga, 5 kegiatan agar tidak bosan di rumah selama pandemi korona, tps jaga kebersihan cegah penularan virus corona, manfaat jamu beras kencur, kunyit asam untuk kesehatan, ice crem mangga, abstract painting, tutorial edit video di smartphone, cara menggunakan greenscreen, puisi guruku kalulah pelitaku, legenda bledung kuwu dan rindu sekolah.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Sri Sayekti mengatakan dalam kata pengantar menyapa pembaca dengan ulasan bagaimana menghadapi masa pandemi.

“Tidak terasa sudah belajar 10 bulan kita berada di masa pandemi, yang membuat kalian harus belajar dari rumah. Kita harus tetap memiliki dan selalu menguatkan 5 karakter utama yang selalu di ajar di sekolah,” ujar Sayekti. Prihatsari