JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Misteri Rabu Pon, Jokowi dan Pelantikan Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri

Presiden Joko Widodo mengumumkan pemberian vaksin Covid-19 untuk masyarakat akan digratiskan. Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Semua hari memang baik. Namun bagi orang Jawa, ada waktu-waktu dikatakan sebagai saat yang baik, misalnya terkait dengan weton seseorang.

Entah bagaimana, Rabu Pon, sering digunakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan kegiatan yang bersifat penting, termasuk acara kenegaraan.

Termasuk, pelantikan terhadap Kapolri yang baru, Komjen Listyo Sigit Prabowo menggantikan Jenderal Idham Azis, rencananya akan dilakukan pada Rabu Pon (27/1/2021).

Pelantikan tersebut, rencananya sekaligus upacara kenaikan pangkat Komjen Listyo Sigit dari jenderal bintang tiga menjadi jenderal bintang empat.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan, pelantikan tidak sekaligus penunjukkan jabatan Kabareskrim Polri baru yang ditinggalkan oleh Listyo.

“Iya (Komjen Listyo dilantik pada hari Rabu),” katanya, Senin (25/1/2021) kemarin.

Ditegaskan, penunjukkan Kabareskrim baru akan ditentukan oleh Komjen Listyo usai menjabat sebagai Kapolri.

“Sementara ada Wakabareskrim, tetap jalan juga,” ujarnya.

Pemilihan pengganti Sigit sebagai Kabareskrim akan melalui Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Mabes Polri.

Sejauh ini, menurut Polri, belum ada nama-nama calon pengganti Sigit.

Namun, menurut prediksi Indonesia Police Watch (IPW), terdapat empat perwira tinggi Polri yang disebut-sebut bakal menduduki posisi itu.

Ada beberapa nama yang cukup kuat, di antaranya adalah Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Kapolda Jabar Ahmad Dofiri, dan Wakabareskrim Irjen Wahyu Hadiningrat.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno memastikan telah menerima surat Persetujuan DPR RI terhadap Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri.

Baca Juga :  Kalangan Guru Mulai Divaksinasi Covid-19, Jokowi Berharap Tahun Ajaran Baru 2021 Kondisi Sudah Normal

Terkait pemberhentian dan pengangkatan Kapolri, Ketua DPR dalam suratnya menyebutkan Rapat Paripurna DPR RI tanggal 21 Januari 2021 telah menyetujui laporan Komisi III DPR RI untuk mengangkat Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo berharap kepada Komjen Listyo Sigit Prabowo agar memiliki visi yang visioner dan menjadi penjaga gawang Ideologi Pancasila dan menegakan konstitusi.

“Harus mampu menjadi penjaga gawang Ideologi Pancasila. Menegakkan konstitusi ke depannya tantangannya bahaya radikalisme dan kejahatan teknologi yang bahkan menjadi kejahatan internasional,” tegasnya.

Romo Benny menuturkan, yang dibutuhkan Polri saat ini adalah konsolidasi internal dan membangun komunikasi publik.

“Kemampuan membangun tanggung jawab bersama. Butuh luwes dan ketegasan. Harus meningkatkan transparasi serta menggunakan dan mengembangkan sistem IT dalam menjalankan sistem sehingga transparansi dalam hal apapun bisa ditingkatkan,” katanya.

Misteri Rabu Pon

Jika diperhatikan, berdasarkan penanggalan masyarakat Jawa, 27 Januari 2021 memang merupakan weton Rabu Pon.

Ini bukan pertama kalinya Presiden Jokowi mengambil kebijakan pada Rabu Pon.

Beberapa kebijakan sebelumnya yang dilakukan Jokowi pada Rabu Pon adalah reshuffle kabinet.

Rupanya, Rabu Pon ini merupakan weton kelahiran pria 59 tahun ini.

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton merupakan hari istimewa yang bisa menjadi dasar untuk menentukan hari baik atau hari keberuntungan seseorang.

Baca Juga :  Awas, Peringatan BMKG Semua Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir!

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton kelahiran bisa menunjukkan watak, peruntungan, hingga jodoh.

Weton ini memiliki jumlah neptu 14, yakni nilai Rabu 7 dan nilai Pon 7. Dilansir dari TribunBatam.id, mereka yang lahir pada Rabu Pon memiliki sifat seperti rembulan.

Suka menghibur, mampu menenteramkan hati orang lain, dan berjiwa sosial tinggi. Sayangnya, mereka cenderung kurang teguh atas keputusan yang dibuat.

Berikut 4 Kebijakan yang diambil Jokowi pada Rabu Pon dilansir TribunnewsBogor.com dari berbagai sumber.

  1. Reshuffle Kabinet Jilid 1

Jokowi memutuskan merombak susunan Kabinet Kerja yang dibentuknya pada 27 Oktober 2014 pada Rabu, 12 Agustus 2015.

 

Diketahui bahwa pada 12 Agustus 2015 itu merupakan weton Rabu Pon.

Pada reshuffle kabinet jilid I ini Jokowi mengganti lima menteri, termasuk tiga menteri koordinator dan sekretaris kabinet.

Sejumlah nama akademisi tergusur dalam kabinet yang baru berusia 10 bulan itu.

  1. Reshuffle Kabinet Jilid II

Sama seperti reshuffle Kabinet jilid I, Jokowi kembali merombak menterinya pada Rabu Pon.

Jokowi diketahui melakukan reshuffle kabinet kembali dilakukan pada 27 Juli 2016.

Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional yang beralih mendukung Presiden Jokowi mendapat posisi menteri dalam perombakan kali ini.

  1. Pelantikan Kapolri Baru

Jokowi direncanakan akan melantik Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis di istana negara pada Rabu (27/1/2021) besok, yang merupakan Rabu Pon.

www.tribunnews.com