JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Sedang Mencari Rumput, Seorang Pria di Pemalang Meregang Nyawa Akibat Diserang Kawanan Tawon Vespa. Sempat Berteriak ‘Ya Allah Ya Allah’

Ilustrasi tawon vespa atau Vespa Affinis. Foto: pexels.com

PEMALANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang pria di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menjadi korban keganasan serangga tawon vespa atau Vespa Affinis. Pria itu meninggal dunia usai diserang kawanan tawon vespa saat sedang mencari rumput.

Korban diketahui bernama Tarmin (62). Menurut keterangan sejumlah saksi, korban diserang kawanan tawon vespa saat sedang mencari rumput di Dusun Krasak, Kelurahan Sugihwaras, Pemalang.

Meski sempat mencari pertolongan warga, namun nyawa pria itu tak terselamatkan dan meninggal di lokasi kejadian.

Dipaparkan Bhabinkantibmas Sugihwaras, Polsek Pemalang, Aiptu Fahrudin Ali Ahmad, insiden yang memakan korban jiwa itu terjadi pada Sabtu (23/1/2021) siang.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok, Senin 22 Februari 2021: Curah Hujan Sedikit Berkurang, Mayoritas Wilayah Berpeluang Hujan Ringan

“Kejadian itu siang tadi, korban merupakan warga Kecamatan Warureja, Tegal yang mencari rumput di wilayah Dusun Krasak,” jelasnya, seperti dikutip Tribunnews.

Ditambahkan Aiptu Fahrudin, korban diduga tidak mengetahui bila ada sarang tawon vespa di antara semak-semak saat mencari rumput.

“Karena hal itu korban diserbu kawanan lebah hingga meninggal dunia. Setelah dilakukan pemeriksaan, ada bekas puluhan sengatan lebah di tubuh korban,” ucapnya.

Aiptu Fahrudin menerangkan, jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka dan telah diurus oleh pihak keluarga.

“Sebagai antisipasi, Polres Pemalang mengimbau kepada warga agar segera melapor jika mendapati adanya sarang tawon. Supaya segera ditangani,” jelasnya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok, Jumat 19 Februari 2021: Kota Semarang Hujan Ringan Sepanjang Hari, Sragen Berpeluang Hujan Lebat di Malam Hari

Salah seorang saksi, Bahrudiin, warga Dusun Krasak yang sempat mencoba menolong korban menuturkan, dia mendengar korban berteriak.

“Korban berteriak ‘ya Allah ya Allah’. Saya yang mendengar langsung berlari ke lokasi, mengetahui banyak tawon saya pakai jas hujan untuk melindungi diri,” katanya.

Saksi menerangkan, karena banyak tawon, dirinya meminta tolong ke warga lainnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Namun saat warga datang, Tarmin sudah meninggal dunia, dan kami menghubungi pihak kepolisian,” tambahnya.

www.tribunnews.com