JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ustaz Yusur Mansur Ungkap Syekh Ali Jaber Meninggal Sudah Negatif Covid-19. Almarhum Sempat Pakai Ventilator selama 16 Hari, Semalam Kritis dan Hendak Dipasang Alat Pacu Jantung

Ustaz Yusuf Mansur. Foto: Instagram/yusufmansyurnew

JOGLOSEMARNEWS.COM Pendakwah kondang, Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1/2021). Sempat dirawat secara intensif lantaran terinfeksi virus corona, namun pihak Yayasan Syekh Ali Jaber menyebut jika beliau sudah dinyatakan negatif Covid-19 sebelum meninggal dunia.

Kepastian tersebut disampaikan Habib Abdurrahman Alhabsyi selaku ketua Yayasan Syekh Ali Jaber melalui akun media sosial Instagram milik yayasan.

“Telah wafat guru kita, Syekh Ali Jaber (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber) di RS Yarsi, hari ini, 14 Januari 2021/1 Jumadil Akhir 1442 H, jam 08.30 WIB dalam keadaan Negatif Covid-19.”

“Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabb-nya. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau,” tulis unggahan tersebut.

Baca Juga :  DKI Jakarta Lagi-lagi Pecah Rekor, Dalam Sehari Terjadi Tambahan 3.792 Kasus Covid-19

Keterangan serupa juga disampaikan Ustaz Yusuf Mansur. “Syekh Ali memang kena Covid-19, tapi Covid-nya sudah enggak ada. Jadi wafat sudah dalam keadaan negatif Covid-19. Wallahualam bishowab,” ujarnya dalam video yang diunggah di melalui akun Instagram miliknya, @yusufmanusrnew, Kamis (14/1/2021).

Yusuf Mansur menjelaskan, Syekh Ali Jaber wafat pada pukul 8.30 WIB pagi ini di RS Yarsi, Jakarta, setelah 17 hari dirawat karena terinfeksi Covid-19 dan sempat dipasang alat ventilator selama 16 hari. Syekh Ali Jaber sempat mengalami masa kritis dan memaksa dokter untuk memasang alat pacu jantung.

“Insya Allah beliau syahid, kurang lebih 16-17 hari diventilator dan semalam dikabari Ustaz Iskandar dan dokter bahwa Syekh Ali kritis. Saya sebar ke Aa Gym, para ulama, kiai minta doa. Insya Allah Syekh Ali husnul khatimah,” katanya.

Baca Juga :  Gempa di Majene Belum Berakhir, Sabtu Pagi Tadi Gempa 5,0 Masih Guncang Majene dan Bitung

Sebelumnya diberitakan, Syekh Ali Jaber sempat dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada akhir tahun 2020 lalu. Beliau sempat dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) karena gejala yang dialaminya. “Beliau terlanjur kena paru-paru,” ujar Yusuf Mansur.

Pada awal Januari lalu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD juga sempat mengabarkan bahwa kondisi Syekh Ali Jaber semakin membaik.

“Berdasar komunikasi dengan Keluarga Syekh Ali Jaber, alhamdulillah, Syekh semakin membaik. Keadaannya tidak terlalu mengkhawatirkan seperti yang dikesankan oleh gambar-gambar yang beredar di medsos,” ujar Mahfud di Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, pada 5 Januari 2021.

www.tempo.co