JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Wonogiri Zona Merah Lagi Lur, Seorang Camat Positif COVID-19. Jadi Tak Ada Alasan Lagi untuk Tidak Patuhi Protokol Kesehatan

Imbauan penerapan protokol kesehatan oleh Anggota Kodim 0728 Wonogiri. Dok. Kodim 0728

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wonogiri saat ini masih masuk zona merah COVID-19. Artinya tingkat resiko persebaran Corona tergolong tinggi.

Di samping itu ada kabar tidak menggembirakan terkait perkembangan COVID-19 di Wonogiri. Ternyata salah seorang camat di kabupaten ujung tenggara Jateng tersebut ada yang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengungkapkan kenyataan itu pada Jumat (15/1/2021). Bupati menjelaskan camat yang bersangkutan saat ini menjalani isolasi mandiri.

“Tidak dirawat di rumah sakit, tidak ada komorbid,” jelas Bupati.

Menurut pria yang akrab disapa Jekek ini, sang camat terpapar COVID-19 setelah pihaknya melakukan tracing. Menurut Bupati, kondisi yang bersangkutan saat ini stabil. Diharapkan, setelah nanti melalui masa isolasi mandiri dan dinyatakan negatif, sehingga camat itu bisa segera melakukan aktivitasnya kembali. Tracing dan tracking juga sudah dilakukan.

Baca Juga :  Ini Hak yang Didapat Satgas BKO TMMD Reguler Ke-110 di Brenggolo Jatiroto Wonogiri, Sebelum Terjun ke Lapangan Dites COVID-19 Dulu

“Sudah kami tunjuk Plt sebagai penggantinya agar proses pemerintahan di kecamatan itu tetap berjalan. Karena yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri,” beber dia.

Joko Sutopo menyatakan, saat ini di wilayahnya kembali mengalami penambahan kasus positif COVID-19. Hal ini menurutnya, sudah diprediksi beberapa waktu lalu. Sebab, banyaknya tracking dan tracing, maka potensi spesimen swab di Wonogiri cukup banyak. Spesimen itu kemudian menunggu hasilnya keluar dari laboratorium.

Selain itu juga diketahui bahwa sejak Rabu (13/1) lalu, Wonogiri kembali masuk di zona merah resiko tinggi penyebaran Corona. Beberapa waktu lalu, jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif di Wonogiri sempat melandai. Hal itu menjadikan Wonogiri turun menjadi zona oranye.

Baca Juga :  Keren Lur, Begini Cara Mengendalikan Serangan Kera di Pemukiman Warga Sekaligus Mencegah Erosi. Dilakukan Puluhan Relawan Saat Menanam Bibit Pohon di Lawu Selatan Desa Kembang Kecamatan Jatipurno Wonogiri

“Tapi setelah hasil laboratorium itu keluar malah bikin zona merah lagi,” ujar dia.

Pihaknya mengajak masyarakat agar lebih paham bahwa pagebluk belum berakhir. Karena itu masyarakat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Selain itu, masyarakat juga diminta mengerti, kebijakan yang diambil pemerintah demi kepentingan bersama.

“Dalam waktu dekat ini, kami bersama Polres dan Kodim bakal turun ke jalan memberikan edukasi kepada masyarakat yang lebih masif,” tegas dia.

Berdasar data resmi, pada Kamis (14/1), secara kumulatif ada 1.929 warga Wonogiri yang terpapar Covid-19. Perinciannya 260 di antaranya adalah kasus aktif. 1.591 orang sembuh, sementara 78 orang lainnya meninggal dunia. Aria