JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sempat Deg-degan, Puluhan Pemudik yang Diswab Antigen di Rest Area Masaran Sragen Mendadak Langsung Sumringah. Mengaku Senang Dites Gratis, Rame-Rame Matur Nuwun ke Polisi!

Dua pengendara asal Bekasi bersama anaknya saat menyampaikan terimakasihnya atas layanan swab tes antigen gratis Polres Sragen di Rest Area Masaran Sragen, Sabtu (13/2/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 32 pengendara dan penumpang yang melintas jalan Tol Sragen-Solo menjadi sasaran operasi swab test antigen oleh tim gabungan Satlantas Polres Sragen, Sabtu (13/2/2021).

Beruntung, mereka tidak ada satu pun yang reaktif maupun positif sehingga lolos dari sanksi dipaksa pulang. Karena negatif, semua dinyatakan boleh melanjutkan perjalanan ke tujuan.

Puluhan pengendara itu diswab test dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan yang digelar di rest area 519 A Masaran, Sragen.

Sempat cemas dan sebagian deg-degan saat diswab oleh petugas, mereka pun akhirnya bisa tersenyum setelah mengetahui hasilnya semua dinyatakan negatif.

Bahkan sejumlah pengendara tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Polres yang sudah memberikan layanan swab tes antigen gratis kepada pengendara.

Seperti seorang ibu dan putranya asal Bekasi, Jabar yang juga ikut diswab test. Ibu paruh baya itu mengaku hendak melakukan perjalanan ke Bekasi setelah pulang dari Jatim.

“Kami keluarga dari Bekasi menyampaikan terimakasih banyak kepada Polres Sragen atas layanan swab antigen gratis ini. Alhamdulillah hasil kami negatif. Sehat Pak,” ujarnya sumringah.

Pengemudi asal Jombang juga menunjukkan hasil swab test antigennya yang negatif dan menyampaikan terimakasih ke Polres Sragen. Foto/Wardoyo

Senada, pengemudi bus asal Jatim yang menjalani swab test juga langsung menyampaikan terimakasih begitu mengetahui hasilnya negatif.

Baca Juga :  Nekat Jualan Sabu, Sopir Muda asal Karanganyar Digerebek Polisi di Mondokan Sragen. Namanya Galuh, Sabunya Disimpan di Dompet

“Alhamdullillah saya sudah diswab dan hasilnya negatif. Terimakasih Polres Sragen yabg sudah mengantisipasi kesehatan kita,” tuturnya.

Tak ketinggalan, dua pengendara muda yang mengaku dari Jombang, Jawa Timur juga senang seusai diswab test dan hasilnya negatif.

Mereka bahkan mendoakan Polres agar jaya. Dengan bahasa Jawa medok khas Jawatimuran, mereka menyampaikan melalui video vlog yang diabadikan petugas.

“Suwun Pak sakderenge pun dirapid tes gratis. Wueenak ki ra mbayar. Kula dari Jombang Jawa Timur. Matur Suwun Polres Sragen, tak dongakne joyo Pak,” tukasnya.

Kegirangan mereka patut beralasan. Sebab jika harus melakukan mandiri, biaya rapid antigen atau swab antigen terbilang tak murah. Minimal mereka harus merogoh kocek ratusan ribu rupiah.

Mereka yang diswab mayoritas adalah pengendara dan penumpang dari luar kota yang diperkirakan hendak balik ke Jakarta dan kota besar lainnya.

Operasi yustisi dan swab test antigen hari ini difokuskan bagi pengendara sari arah timur atau Jatim yang menuju ke barat.

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi melalui Kasat Lantas AKP Ilham Syafriantoro Sakti operasi yustisi hari ini digelar dengan sasaran para pelaku perjalanan libur Imlek khusus luar kota yang melintasi tol Sragen.

Baca Juga :  Kisah 2 Perampok Baper Asal Sragen Kota. Hanya Gara-Gara Ditegur Beli Pakan Kucing Masih Pakai Mantol Eh Besoknya Kasir yang Negur Dibawakan Golok dan Dirampok!

Operasi dipusatkan di Rest Area 519 A dengan menyasar pengendara dari arah timur yang diperkirakan melakukan arus balik.

“Tadi kita telah memberikan pelayanan Swab Test Antigen gratis dengan sasaran pengguna jalan selektif prioritas khusus luar kota Sragen. Tadi ada sejumlah 32 orang yang telah di tes swab antigen. Hasilnya semua negatif,” paparnya.

Selain itu, tim juga memberikan sosialisasi protokol kesehatan di antaranya tetap jaga jarak, mengenakan masker dan mencegah kerumunan.

Kemudian dilakukan pula pembagian masker secara gratis kepada 65 orang pelaku perjalanan yang kedapatan tidak mengenakan masker.

Kaur Mintu, Ipda Supriyanto menambahkan operasi yustisi digelar mulai pukul 09.00 WIB sampai dua jam berselang. Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Lantas, Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto, Paurkes dan anggota Satlantas.

Tujuan operasi, selain menegakkan disiplin protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan, juga untuk mencegah serta memutus mata rantai penyebaran covid-19. Wardoyo