JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Berawal dari Keprihatinan, Siswa dan Guru SMKN 1 Kedawung Sragen Ciptakan Inovasi Sulap Sampah-Sampah Plastik Menjadi Paving Blok lewat Teknologi Sederhana

Proses pembuatan paving blok dari sampah plastik hingga pencetakan dan hasil paving yang sudah jadi rintisan inovasi dari SMKN 1 Kedawung Sragen. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM SMKN 1 Kedawung membuat terobosan dengan merintis sebuah inovasi baru. Inovasi itu adalah menciptakan paving blok dari bahan sampah plastik.

Teknologi tepat guna dengan memanfaatkan sampah plastik itu dirintis baru-baru ini. Menurut Kepala SMKN 1 Kedawung, Budi Isnanik, inovasi paving dari bahan sampah itu berawal dari keprihatinan banyaknya sampah plastik di sekitar yang belum termanfaatkan.

“Dari situ, kemudian muncul ide dari kami untuk mengumpulkan sampah plastik yang ada kemudian dibuat paving. Akhirnya para guru, siswa dan warga sekolah mulai tergerak untuk mengumpulkan sampah plastik di lingkungan sekolah dan sekitarnya,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (4/3/2021).

Baca Juga :  Fakta Miris 22 SMP Negeri di Sragen Kekurangan Siswa Baru, Dinas Sebut Ada 2 Faktor Pemicu!

Budi menguraikan sampah plastik yang dibuat untuk paving itu terdiri dari berbagai macam sampah mulai dari plastik kantongan, botol bekas air mineral atau wadah apapun yang terbuat dari plastik.

Dari bahan itu kemudian dilelehkan sampai menjadi bubur plastik melalui pembakaran. Dari bubur plastik yang terbentuk lantas dituangkan ke dalam cetakan paving yang sudah didesain berbentuk pres.

Baca Juga :  Gara-Gara Petaka LSD, 2 Investor Kakap Asal Korea Balik Kanan dari Sragen Tak Kembali Lagi

“Bubur plastik itu kemudian dicetak dengan sedikit campuran semen. Kemudian dicetak dan dipres. Setelah keras kemudian baru dilepas dari cetakan. Prosesnya sangat sederhana dan mudah sebenarnya,” jelasnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua