JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dikerjabaktikan 10 Hari, Jalan Yang Longsor di Desa Gemantar Sudah Bisa Dilewati

Ruas jalan di Dusun Sentono-Kayen, Desa Gemantar yang longsor pekan lalu, kini mulai dapat dilalui karena sudah dikerjabaktikan selama 10 hari / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ruas jalan di Dusun Sentono-Kayen, Desa Gemantar yang terhubung dengan jalur utama Kecamatan Jumantono-Matesih, Karanganyar sudah aman untuk dilewati.

Pasalnya, puluhan warga desa bersama anggota Polsek dan Koramil Jumantono melakukan kerja bakti hampir 10 hari untuk mengerjakan jalan yang longsor sedalam 15 meter, pekan lalu itu.

Kades Gemantar, Jumantono, Sumarno (52) mengatakan, mengingat jalan tersebut vital untuk menghubungkan ruas jalan ke jalur utama Jumantono- Matesih, maka Pemdes Gemantar berkoordinasi dengan pihak kecamatan Jumantono serta Polsek dan Koramil mengebut kerja bakti agar segera selesai.

Baca Juga :  Hari H Lebaran,  Polres Karanganyar Sita Dua Unit Mesin Judi Penyedot Uang  Fitrah

“Setelah longsor, keesokan hari kami bersama masyarakat dibantu TNI/Polri langsung melakukan kerja bhakti,” tandasnya Rabu (24/3/2021).

Adapun untuk biaya kerja bakti dan material dilakukan dengan cara  swadaya masyarakat serta bantuan spontanitas lainnya.

Yang penting, lanjut Sumarno, target utamanya adalah cepat selesai agar bisa dilewati kembali.

Sumarno menjelaskan, mengingat longsornya sampai  15 meter, maka kerja bakti pengerjaan jalan tersebut memerlukan waktu cukup lama. Itupun, lanjut Sumarno, karena harus menyesuaikan cuaca.

Baca Juga :  Jelang Iedul Fitri,  Kerja Sama dengan Bapera, Panitia Imlek Nasional Sumbang Beras dan Masker Senilai Rp 350 Juta di Karanganyar

“Mumpung sedang tidak hujan kerja bakti bisa lancar dan cepat,” tukasnya.

Sebagai informasi, jalan desa Kayen longsor setelah tanahnya tergerus air hujan yang terjadi pekan lalu.

Akibatnya, jalan longsor dengan kedalaman sekitar 15 meter.  Tak pelak, akibatnya fungsi jalan hanya setengah saja alias satu lajur saja karena lajur yang sisi kanan longsor. Beni Indra