JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Irjen Napoleon Pilih Mati Ketimbang Menerima Vonis 4 Tahun dalam Kasus Red Notice Djoko Tjandra

Irjen Napoleon Bonaparte / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Napoleon Bonaparte mengaku lebih baik mati daripada menerima vonis 4 tahun penjara dalam kasus suap red notice Djoko Tjandra.

Baca Juga :  Resmi, Ini Daftar Harga BBM Terbaru Berlaku Mulai Hari Ini 1 Desember 2022. Dari Pertalite, Solar, Pertamax, Hingga Pertamina Dex!

“Saya lebih baik mati daripada martabat keluarga dilecehkan seperti ini, saya menolak putusan hakim dan mengajukan banding,” kata dia seusai pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/3/ 2021).

Sebelumnya, Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara dalam kasus suap red notice Djoko Tjandra. Selain itu, Napoleon juga dijatuhi denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com