JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mau ke Beli Pot Bunga, 3 Orang Sekeluarga Asal Mageru Sragen Tewas Digasak Tronton. Neneknya Sampai Syok dan Pingsan Lihat 3 Jenazah tiba di Rumah

Warga dan keluarga saat menyalatkan tiga jenazah ibu dan dua anak yang tewas ditabrak tronton di Spesial Sragen kemarin. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Misteri kecelakaan maut tronton Fuso yang menggasak pengendara motor di perempatan spesial Jl RA Kartini, Mageru, Sragen dan menewaskan 3 orang sekeluarga, Kamis (4/3/2021) pagi akhirnya terkuak.

Ternyata, sang ibu muda yang tewas bersama 2 putri kecilnya itu, hendak ke Pasar Bunder untuk membeli pot bunga. Nahas, korban tersenggol dan tertabrak tronton saat hendak mendahului dari arah kiri.

“Almarhumah Mbak Kiki itu sebenarnya sudah punya rumah dan tinggal di perumahan Mageru Sragen. Tapi KK-nya masih tercatat di Dawung Jenar Sragen karena suaminya dari Dawung. Kemarin ceritanya dia mau ke pasar beli pot bunga sama dua anaknya. Nggak tahunya di perjalanan malah kejadian itu (kecelakaan),” papar Kades Dawung, Aris Sudaryanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (5/3/2021).

Menurut Aris, meski sudah berdomisili di Mageru, jenazah Kiki Novita Sari (28) yang di identitas masih tercatat berdomisili Dukuh Jombang RT 17/5, Desa Dawung, Jenar, Sragen itu tetap dibawa ke rumah orangtuanya di Dawung Jenar.

Jenazah Kiki diantar dengan ambulans bersama jenazah kedua putrinya masing-masing Zhelzinka Arthadeztina (12) serta si kecil, Kenzie Shakura Chirtalline (3).

Baca Juga :  Sakit Hati Ditegur Kasir, Dona dan Rizki Asal Sragen Kota Nekat Balas Dendam Jadi Perampok. Ngakunya Tersinggung Ditegur Hujan-Hujan Nekat Masuk Toko Pakai Mantol Basah

Kedatangan tiga jenazah itu tak pelak membuat keluarga syok berat. Kades mengisahkan, sang nenek atau mertua Kiki, bahkan sempat jatuh pingsan.

“Namanya kehilangan menantu dan dua cucu Mas. Kalau bapaknya tegar, tapi ibuhya syok berat dan sempat pingsan. Kebetulan suami Mbak Kiki ini, Mas Soni kemarin masih di Jakarta. Begitu dikabari, dia tadi malam langsung pulang dan sampai di rumah,” terang Kades.

Meski tadi malam suami korban sudah tiba, namun dengan pertimbangan sudah larut, pemakaman akhirnya ditunda. Pemakaman baru bisa digelar tadi pagi di pemakaman umum dukuh setempat.

Tiga orang sekeluarga itu tewas mengenaskan dalam insiden kecelakaan maut yang terjadi Kamis (4/3/2021) ekira pukul 09.15 WIB. Kecelakaan melibatkan truk tronton Fuso bernopol AD 1628 LA dan motor Honda Vario AD 3387 BNE yang dikendarai korban dan dua anaknya.

Sang ibu dan di kecil Kenzie meninggal di lokasi kejadian dengan kepala pecah dan luka parah. Sedang anak pertama, Zhelzinka meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit juga dengan luka parah bagian kepala.

Sementara, sopir tronton sehat tanpa luka apapun. Kasatlantas Polres Sragen AKP Ilham Syafriantoro Sakti melalui Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto mengungkapkan kecelakaan bermula ketika korban dan tronton yang dikemudikan Mugiyono (49) warga Dukuh Grogol RT 05/04, Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar sama-sama melaju dari arah timur.

Baca Juga :  Diminta Angkat Kaki, Para Pemilik Kios di Sepanjang Rel Sragen Barat Ungkit Setoran Rutin Ratusan Ribu Perbulan. Hayoo, Uangnya Mengalir ke Siapa?

Dengan posisi tronton di depan dan korban di belakangnya. Menjelang perempatan Spesial, korban hendak mendahului dari arah kiri.

Namun diduga korban ragu-ragu dan sempat berhenti sebentar. Nahas saat hendak lanjut mendahului, tronton terlanjur belok ke kiri arah ke ring road selatan.

“Karena jarak sangat dekat, akhirnya ban depan sebelah kiri truk tronton membentur motor dan mengakibatkan pengemudi berikut pembonceng terjatuh hingga akhirnya terbentur ban belakang sebelah kiri tronton. Dua korban meninggal di lokasi kejadian, satu meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (4/3/2021).

Akibat kejadian itu, sepeda motor korban ringsek rusak berat. Saat ini, tronton dan motor sudah diamankan di Mapolres Sragen sebagai barang bukti.

Sementara truk fuso dan pengemudinya saat ini diamankan di Satlantas Polres Sragen untuk dimintai keterangan.

“Sopir dan truknya sedang kita mintai keterangan,” imbuhnya. Wardoyo