JOGLOSEMARNEWS.COM Sport

Mengenal Sosok Aprilia Manganang, Mantan Pevoli Putri yang Kini Resmi Dinyatakan sebagai Laki-laki. Mengaku Lega dan Sudah Lama Menunggu Momen Ini

Aprilia Manganang, mantan atlet voli putri yang telah resmi dinyatakan sebagai laki-laki. Foto: Kolase Instagram

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Kabar mengejutkan datang dari mantan atlet voli Timnas putri, Aprilia Manganang. Ia yang berpangkat Sersan Dua itu kini telah resmi dinyatakan sebagai laki-laki.

Kepastian tersebut didapat Aprilia setelah menjalani pemeriksaan medis terkait jenis kelaminnya pada Februari lalu di RSPAD Gatot Subroto. Hasil pemeriksaan telah keluar dan menunjukkan bahwa ia adalah seorang laki-laki.

Kabar tersebut disambut gembira oleh Aprilia yang mengaku sudah lama menunggu momen tersebut. Pasalnya, selama ini ia juga kerap merasakan adanya perbedaan dalam tubuhnya yang sejak kecil dinyatakan sebagai perempuan.

“Ini momen yang sangat saya tunggu-tunggu, bahagia banget. Puji Tuhan Yesus saya bisa lewati ini, dan saya bersyukur Tuhan pakai bapak dan ibu untuk pertemukan saya,” tutur Aprilia Manganang lewat konferensi pers virtual, Selasa (9/3/2021).

Aprilia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan para dokter RSPAD Gatot Subroto yang telah memberikan fasilitas pemeriksaan kepada dirinya.

“Saya terima kasih ke dokter yang sudah bantu saya. Saya sangat bahagia, selama 28 tahun saya menunggu keinginan saya dan akhirnya tahun ini tercapai,” ucapnya dikutip Tempo.co.

Sementara itu, KSAD Jenderal Andika Perkasa menyampaikan, Aprilia Manganang mengaku kerap mengalami persekusi atau bullying sejak kecil karena kondisi tubuhnya yang berbeda dari perempuan pada umumnya.

Dampaknya, kata Andika, Aprilia mulai meragukan jenis kelaminnya. Namun, sejak kecil, orangtua dan dokter tempatnya dilahirkan meyakini bahwa Aprilia adalah perempuan.

Andika mengatakan, selama ini sebelum mengetahui hasil medis, Manganang hanya bisa merasakan. Namun, dia tidak bisa melawan keputusan para tenaga medis yang menyatakan bahwa dirinya terlahir sebagai seorang perempuan.

“Kalau hasil wawancara kami, (keraguan) itu sudah ada sejak awal. Tapi kita tidak bisa tempatkan itu seperti kita bicara sekarang. Dia kan enggak tahu. Mungkin pertama yang dia sendiri ingin tahu, saya wanita tapi kok postur tubuh saya tidak seperti wanita lain,” kata Andika.

Terkait hasil pemeriksaan medis, diketahui bahwa Aprilia ternyata mengalami kelainan sejak lahir yang dalam istilah kedokteran disebut dengan hipospadia, yakni kondisi medis di mana uretra atau lubang kencing pada bayi laki-laki tidak berada pada posisi yang seharusnya.

Kini, secara medis jelas Serda Aprilia Manganang telah resmi dinyatakan sebagai seorang laki-laki. Hal tersebut setelah melihat dari sisi organ internal dan juga hormonal.

“Dari hasil itu, ternyata bahwa dilihat dari urologi ternyata bahwa Sersan Manganang lebih memiliki organ jenis kelamin laki-laki, bahkan tidak ada organ internal jenis kelamin wanita. Hormonal juga begitu, hormon normal, testosteronnya juga diukur sehingga secara faktual dan ilmiah kita yakin Manganang lebih memiliki hormonal kategori normal laki-laki. Pemeriksaan radiologi IMR menyatakan hal yang sama,” kata Andika.

Aprilia Manganang sempat aktif sebagai atlet voli putri dan bahkan pernah membela Timnas voli putri. Namun ia telah menyatakan pensiun dari dunia olahraga voli pada 10 September 2020.

www.tempo.co