JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

TKI Asal Jumantono Karanganyar Ditemukan Tewas Terapung  di Laut Kepulauan Riau

Foto KTP korban / Foto: Beni Indra

IMG 20210330 WA0020
Foto KTP korban / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Supriyono (40) seorang TKI Malaysia asal Dusun Bakaran RT 01/06 Desa Sukosari, Jumantono, Karanganyar, Jateng ditemukan tewas  terapung perairan laut Kepulauan Riau, Jumat (26/3/2021).

Belum diketahui penyebab tewasnya korban. Baik karena   sakit, kecelakaan laut atau penyebab lainnya.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan, Supriyono sudah bekerja sebagai TKI di Malaysia sekitar tiga tahun lalu dan belum pernah pulang.

Informasi yang dihimpun dari pihak  keluarga, Supriyono bekerja di pabrik kayu lapis. Selama bekerja di Malaysia, almarhum jarang memberi kabar, hanya sesekali telepon keluarga.

Namun kini keluarga syok ketika Sabtu (27/3/2021) mendapat telepon dari polisi Kepulauan Riau yang mengabarkan Supriyono ditemukan tewas. Isi telepon itu disebutkan almarhum mengalami kecelakaan laut bersama sembilan  orang temannya.

Baca Juga :  Pastikan Warganya Aman, Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto Terjun ke TKP Pantau Proses Evakuasi Korban Keracunan Takjil

Belum diketahui kapal tersebut apakah sejenis speedboat yang sering digunakan sebagai jasa para TKI melarikan diri dari Malaysia atau kapal penumpang.

Pasalnya, kontrak kerja korban masih lama dan saat kejadian tersebut,  tidak ada jadwal untuk pulang ke Indonesia.

Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafi membenarkan perihal adanya laporan tersebut dari polisi Kepulauan Riau.

“Iya benar ada laporan tersebut tetapi data detail di Polsek Jumantono,” ujarnya, Selasa (30/3/2021).

Baca Juga :  Sambut Iedul Fitri, Bupati Karanganyar Larang Warganya Bersedih

Camat Jumantono Sutrisno (52) juga membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemdes serta keluarga Supriyono.

“Semalam sudah kami koordinasikan dengan pemdes dan keluarga untuk segera membawa pulang jenazahnya,” ujarnya.

Terpisah, Kades Sukosari, Jumantono, Karanganyar Sulardi (48) kepada JOGLOSEMARNEWS.COM mengatakan keluarga sudah berangkat ke Riau untuk membawa pulang jenazah.

“Sekitar tiga jam setelah mendapat kabar,keluarga bertolak ke Riau  untuk mengurusnya,” tandasnya.

Diakui Kades Sulardi, kejadian itu membuat heboh warga desa dan keluarga sangat terpukul.
Beni Indra