JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, Mulai Hari Ini Semua Kendaraan Luar Kota Masuk Sragen Bakal Digeledah dan Disekat di 3 Titik. Semua Penumpang Diswab, Yang Positif Jangan Harap Bisa Lanjut!

Wakapolres Sragen Kompol Kelik Budhi Antara saat memantau pemeriksaan swab salah satu pengemudi mobil asal Blora di pos penyekatan Jembatan Timbang Toyogo, Sambungmacan, Selasa (20/4/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Sragen mulai menggeber operasi penyekatan jalur untuk mengantisipasi pemudik di pintu masuk ke Sragen, Selasa (20/4/2021).

Sebanyak 69 personel diterjunkan setiap hari untuk mengawal pemeriksaan kendaraan dari luar kota yang melintasi wilayah Sragen di 3 titik penyekatan.

Operasi penyekatan perdana tadi dipusatkan di jembatan timbang Toyogo, Sambungmacan dengan mengerahkan 49 personel gabungan.

Operasi dipimpin langsung Wakapolres Kompol Kelik Budhi Antara didampingi jajaran perwira. Tim disiagakan memeriksa semua kendaraan pribadi dan kendaraan penumpang dengan pekat luar kota.

Setelah dihentikan, pengemudi diinterogasi asal dan tujuannya. Kemudian para penumpang di dalamnya diswab antigen oleh petugas Dokkes Polres Sragen.

Baca Juga :  Wahai Pemerintah, Dengar Jeritan Puluhan Perajin Tahu di Sentra Teguhan Sragen. Harga Kedelai Mencekik Hingga Rp 11.000, Tiap Hari Nombok, Pingin Berhenti Bingung Mau Makan Apa!

Jika hasil swab negatif, maka pengemudi dan penumpang boleh melanjutkan perjalanan. Hampir tak ada kendaraan luar kota yang luput dari pemeriksaan.

Wakapolres Kompol Kelik Budhi Antara mengatakan operasi penyekatan itu dilakukan sebagai awal persiapan menjelang pelaksanaan operasi larangan mudik yang akan resmi diberlakukan mulai 6 Mei mendatang.

Prioritas kendaraan yang diperiksa adalah yang berpelat luar kota dan dicurigai hendak mudik. Operasi hari ini dipusatkan di Jembatan Toyogo dengan sasaran kendaraan dari Jatim yang menuju ke Jateng.

“Karena kita berada di perbatasan, kendaraan yang jadi prioritas untuk diperiksa adalah kendaraan penumpang dan keluarga. Mereka akan kita periksa, lalu kita laksanakan tindakan swab terhadap penumpang. Hasilnya akan langsung diketahui,” paparnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Geger Karyawan Pabrik PAN Brothers Sragen Ditemukan Tewas di Kamar Kos Sidoharjo. Ditemukan Terlentang di Atas Kasur, Pintu Terkunci

Jika kedapatan hasil swabnya positif atau reaktif, Wakapolres menyebut pengemudi atau penumpang akan langsung diminta putar balik ke asalnya.

Namun jika hasilnya negatif, maka diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Menurutnya operasi penyekatan ini dilakukan sebagai pemanasan dan persiapan untuk antisipasi awal sebelum larangan mudik diberlakukan 6 Mei mendatang.

“Hari ini kita siagakan 49 personel. Nanti setiap hari. Kita siapkan 3 pos. Masing-masing disiagakan 23 personel. Posnya ada di jembatan timbang Toyogo, rest area KM 519 B Masaran, dan Exit tol Pungkruk,” tukasnya. Wardoyo