JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Belasan Rumah di Jatiyoso, Karanganyar Tertimbun Tanah Longsor. Sebanyak 3 Desa Sempat Terisolir

Rumah-rumah warga yang tertimbun tanah longsor / Foto: Beni Indra

IMG 20210402 WA0064
Rumah-rumah warga yang tertimbun tanah longsor / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Hujan deras yang terjadi Kamis sore hingga malam (1/4/2021) menyebabkan terjadinya tanah longsor di tiga desa di Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar dan menimbun belasan rumah warga. Bahkan,  kantor Balai Desa Wonokeling nyaris terkubur rata dengan tanah.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan, hujan yang terjadi pada Kamis (1/4/2021) berlangsung lama hingga empat jam disertai angin kencang. Hujan terjadi merata di dataran tinggi  mulai dari Tawangmangu, Ngargoyoso hingga Kecamatan Jatiyoso.

IMG 20210402 WA0072
Foto: Beni Indra

Akibatnya, di Jatiyoso terjadi tanah longsor di tiga desa,  yakni Desa Wonokeling, Desa Beruk dan Desa Wukirsawit. Tanah longsor itu menimpa belasan bangunan rumah dan kantor Balaidesa Wonokeling serta jalan desa.

Baca Juga :  Miris, Ribuan Penyandang Disabilitas di Karanganyar Belum Tersentuh Pendampingan. Kondisi Pandemi Makin Perparah Keadaan

Akibatnya sebanyak tiga desa terisolir semalaman dan warga baru berani bergerak kerja bhakti mengevakuasi tanah pada esok harinya yakni Jumat (2/4/2021) karena hingga Kamis malam hujan masih terjadi walau agak reda.

Camat Jatiyoso, Kusbiyantoro membenarkan kejadian tersebut dan sudah melakukan koordinasi dengan warga serta BPBD untuk melakukan evakuasi.

“Ya benar longsor yang terjadi kali ini cukup dahsyat,  hingga banyak rumah tertimpa tanah serta jalan aspal retak,” ujarnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM Jumat (2/4/2021).

Pihaknya tengah melakukan pendataan secara pasti jumlah rumah yang tertimpa longsor dengan kriteria rusak berat, sedang dan ringan.

Menurut Kusbiyantoro longsor yang terjadi awal April ini berbeda dengan yang terjadi Maret lalu karena banyak menimpa rumah bahkan kantor Balai Desa Wonokeling terendam tanah rusak parah. Namun untungnya tidak ada korban jiwa pada musibah tersebut.

Baca Juga :  Kesal Dipukul Cucunya Dengan Kayu Ukir, Sang Kakek di Gondangrejo Balas Mencangkul Sang Cucu, Akhirnya Tewas

“Tidak ada korban jiwa dslam  kejadian ini,  namun kerugian cukup besar sekitar ratusan juta rupiah,” ungkapnya.

Secara pasti lanjut Kusbiyantoro,  jumlah kerugian sedang dilakukan pendataan, mengingat longsor terjadi di tiga desa secara terpisah.

Adapun akses jalan yang tertimpa longsor dan retak rusak yakni jalan DPU Barakan-Wukirsawit, di mana  taludnya ambrol. Selain itu, jalan desa di tiga desa itu juga rusak tertimpa material  longsoran. Beni Indra