JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bikin Malu Sragen, 11 Remaja Asal Sambungmacan Terciduk Polisi Saat Melakukan Aksi Ciblon On the Truck. Sebagian Masih Pelajar, Hanya Tertunduk Saat Diinterogasi di Polres

Kanit Patroli Satlantas Polres Sragen, Ipda Joni Kurniawan saat melakukan pembinaan kepada remaja pelaku video mandi ciblon on the truk. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ada-ada saja ulah remaja jaman sekarang. Entah terinspirasi pingin viral atau hanya sekadar iseng, nyatanya aksi mereka terkadang tak masuk logika akal sehat.

Seperti aksi nyleneh yang dilakukan sekelompok remaja asal Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Sragen ini. Mereka nekat melakukan aksi ekstrim dengan mandi rame-rame di atas bak truk yang sedang berjalan.

Celakanya, aksi nyleneh itu direkam oleh pengendara motor yang kebetulan melintas dan ngebet bikin konten viral di media sosial. Setelah direkam, ternyata video aksi padusan dan ciblon on the truck itu pun langsung viral.

Tak ayal, polisi pun langsung bergerak cepat memburu para pelaku ciblon di atas truk itu. Tak butuh waktu lama, Sabtu (17/4/2021) sore, polisi berhasil melacak identitas armada truk dan kemudian menciduk rombongan remaja aktor videonya.

Baca Juga :  Sragen Raih Penghargaan Top 10 Pamsimas Terbaik Nasional. Pak Menteri PUPR Langsung Bilang: Kasih Tambahan 10 Pamsimas Lagi!

Ada sembilan remaja laki-laki yang dipanggil dan sempat diamankan untuk diklarifikasi tim Satlantas Polres Sragen. Selain itu, polisi juga memanggil dua cewek ABG yang bertindak sebagai sopir dan kenek truk untuk ciblon itu.

Kasatlantas Polres Sragen AKP Ilham Syafriantoro Sakti melalui Kanit Patroli, Ipda Joni Kurniawan membenarkan pihaknya telah menindaklanjuti kasus video ciblon di atas truk itu.

Sebanyak 9 remaja laki-laki dan 2 perempuan langsung dipanggil dan diklarifikasi di Satlantas Polres Sragen. Mereka terdeteksi berasal dari Desa Banaran, Sambungmacan.

Baca Juga :  Awas, Horor Jalur Gabugan- Sumberlawang Sragen Makin Rajin Makan Korban. Dari Pemotor Patah hingga Panther Masuk Lubang Langsung Meletus

Dari usianya, mayoritas masih remaja dengan rentang usia antara 15-20 tahun. Di hadapan polisi, mereka beralibi bahwa aksi mandi di bak truk yang diberi terpal dan diisi air itu sudah dilakukan rutin setiap tahun menjelang bulan Ramadhan.

“Kemarin sudah kita panggil dan kita klarifikasi. Mereka seluruhnya anak muda dari Kampung Banaran Sambungmacan. Alasannya hanya iseng dan itu tradisi tahunan menyambut awal ramadhan dan tahun ini mereka laksanakan lagi dan termonitor di media sosial,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (18/4/2021).

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua