JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Innalillahi, Pemuda Klenisan Banmati Sukoharjo yang Tenggelam di Aliran Bengawan Solo Ditemukan Meninggal

Tangkapan layar video evakuasi korban kalap di aliran Bengawan Solo. Istimewa

 

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemuda asal Kampung Klenisan RT 3 RW 6, Kelurahan Banmati, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, Rabu (14/4/2021). Sebelumnya korban terseret arus deras di aliran Bengawan Solo, hingga dilakukan operasi pencarian oleh SAR gabungan.

Kerja keras pencarian dari seluruh personil, relawan, dan warga, berkahir dengan ditemukannya korban, yakni Husein (18). Sayang saat ditemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan mengenakan celana pendek dan tanpa pakai baju.

Informasi yang diperoleh, Husein, ditemukan mengapung sekitar 50 meter dari lokasi awal terseret arus. Setelah ditemukan, tim mengevakuasi dan membawa korban ke rumah sakit untuk visum dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga.

Baca Juga :  Mengingatkan Slur Jumlah Kasus Aktif COVID-19 di Sukoharjo Masih di Angka Segini Loh, Tetap Jangan Kendor Prokesnya Yah

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas melalui Kapolsek Tawangsari AKP Tri Jalu mengatakan, korban ditemukan mengapung. Lokasi penemuan masuk wilayah hukum Polsek Tawangsari.

Sebagaimana diwartakan, peristiwa berawal saat korban dan sejumlah temannya tengah merayakan pesta ulang tahun. Korban terseret air aliran Sungai Bengawan Solo, Dukuh Karangturi, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Selasa (13/4/2021) sekitar pukul 02.45 WIB. Saat kejadian arus sungai cukup deras.

Peristiwa berawal ketika korban bersama teman-temannya sekitar 10-an orang berpesta di dam dekat Jembatan Ban Mati. Pesta tersebut untuk merayakan ulang tahun korban.

Baca Juga :  Kabar Bahagia, Peningkatan Jumlah Pasien Sembuh Lampaui Kasus Baru COVID-19 di Sukoharjo, Seperti ini Lengkapnya

Keceriaan pemuda itu ditunjukkan saat sebagian dari mereka bermain lempar lumpur. Dam dalan kondisi cukup dangkal.

Puas bermain, mereka membersihkan badan di aliran Bengawan Solo. Saat itulah ada salah satu teman korban berinisial N tiba-tiba terpeleset dan hanyut terbawa arus deras sungai.

Mengetahui hal itu, korban menceburkan diri untuk menolongnya. N akhirnya berhasil terselamatkan dan langsung dievakuasi.

Sayangnya, korban justru tidak tampak lagi di aliran sungai. Teman-teman korban dan warga kemudian melaporkan hal itu ke pihak berwajib dan tim SAR. Aris