JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Teganya, Perusahaan di Karanganyar Diduga Sengaja Pecati Buruh dan Karyawannya Jelang Ramadhan Demi Hindari THR. Pemerintah Diminta Tak Tinggal Diam!

Ilustrasi THR / pixabay

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Karanganyar mengendus modus perusahaan untuk menghindari beban membayar tunjangan hari raya (THR) dengan PHK menjelang ramadhan.

Pemerintah pun diminta menindak tegas perusahaan yang memberhentikan pegawainya dengan modus kecurangan itu.

“Kami memandang perlu ada regulasi bersanksi berat bagi perusahaan yang menghindari membayar THR. Kami sudah banyak dilapori karyawan. Ia mengadu karena diberhentikan dengan berbagai alasan. Momennya pas sebelum ramadan seperti sekarang. Patut kita curigai, itu modus perusahaan ngemplang bayar THR. Kalau sudah dirumahkan, perusahaan seperti lepas tanggung jawab membayarnya,” kata Koordinator Daerah KSPI Karanganyar Eko Supriyanto kepada wartawan di Karanganyar, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga :  PPKM Level 3 Dibatalkan, Bupati Juliyatmono Tetap Larang Perayaan Nataru dan Imbau Dengan Kegiatan Keagamaan

Ia menyebut jumlah kasus pemecatan karyawan jelang ramadan cukup banyak. Serikat pekerja di masing-masing perusahaan diminta tidak tinggal diam.

Mereka perlu bernegosiasi dengan penyedia kerja terkait nasib buruh. Di kasus lain, pekerja di sebuah perusahaan swasta di Karanganyar diputus kontraknya secara sepihak.

Baca Juga :  UMK 35 Kabupaten/Kota di Jateng Resmi Diumumkan. Kota Semarang Tertinggi, Sragen Terendah Ketiga Se-Jateng, Berikut Daftar Lengkapnya

Kepada dirinya, manajemen menyampaikan akan merekrut kembali setelah lebaran.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua