JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Operasi Pasar di Salatiga di Pagi Buta, Petugas Sita 47 Kg Daging Glonggongan. Pedagang Berasal Dari Boyolali dan Langsung Didata Satpol PP

Ilustrasi/Foto: Ist

SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan Bagian Hukum Setda Kota Salatiga menggelar Operasi Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH) di sejumlah pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Hasilnya, petugas gabungan berhasil menyita sedikitnya 47,5 kilogram daging sapi glonggongan di Pasar Raya II Kota Salatiga.

Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga Nunuk Dartini mengatakan Operasi ASUH digencarkan untuk menjamin bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat selama Ramadan sampai Idul Fitri baik serta aman.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Gudang Kasur Busa di Bojongsari Gegerkan Warga. Kerugian Mencapai Rp 250 Juta

“Pada operasi gabungan yang sudah kesekian kali ini, kami mendapati penjual daging sapi di Pasar Raya II Kota Salatiga menjual daging glonggongan,” katanya, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Nunuk, operasi dilakukan pada dini hari sekira pukul 03.00 pagi bersamaan dengan waktu supliyer daging dari beberapa daerah sekitar Kota Salatiga berjualan atau mengirim barang.

Terhadap pedagang yang kedapatan menjual daging glonggongan tersebut, selanjutnya akan diberi edukasi dan pembinaan.

“Sedangkan daging glonggongan yang dijual total seberat 47,5 kilogram kami sita, selanjutnya akan dimusnahkan. Sementara pedagang diketahui berasal dari Boyolali itu telah didata petugas Satpol PP,” katanya.

Baca Juga :  Kendaraan Pelat Jakarta dan Jawa Barat Harus Diputar Balik di Tol Pejagan Brebes. Tanpa Kecuali!

Nunuk menyatakan, daging yang ditemukan petugas gabungan memiliki kadar air mencapai 90 persen sehingga masuk kategori tidak wajar.

Ke depan pemantauan kondisi daging yang diperjualbelikan pedagang akan lebih ditingkatkan. Ia mengimbau masyarakat konsumen dan petugas jagal agar saling mengingatkan.

“Target kita Salatiga bebas daging glonggongan. Dalam rangka keamanan pangan dari hewan, mari kita wujudkan generasi sehat yang dimulai dari mengkonsumsi daging yang aman, sehat, utuh, dan halal,” pungkasnya. []

www.tribunnews.com