JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Alhamdulillah, Bupati Sragen Bolehkan Warga Salat Idul Fitri di Masjid dan Musala. Salat Ied di Lapangan Dilarang, Halal Bihalal Tingkat RT Ditiadakan!

Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen memutuskan membolehkan warga menggelar Salat Idul Fitri 1442 Hijriyah mendatang.

Namun Salat Ied hanya diperbolehkan digelar di masjid dan Musala saja. Sedangkan di lapangan terbuka dengan jemaah heterogen atau dari mana-mana, tidak diperbolehkan.

Penegasan itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati melalui Surat Edaran (SE) Bupati yang diterbitkan 28 April 2021 kemarin.

Baca Juga :  Demo Tuntut Oknum Perangkat Mesum Dilengser, Balai Desa Tanon Sragen Dipenuhi Spanduk Menohok. Sampai Bawa-Bawa Malaikat!

Dalam SE No:451/67/04/2021 itu intinya Pemkab membolehkan salat Idul Fitri dilaksanakan. Akan tetapi hanya dibatasi digelar di masjid dan Musala saja.

Advertisement

“Pelaksanaan salat Idul Fitri 1 syawal 1442 H dapat dilaksanakan dengan cara berjamaah di masjid, mushola atau tempat lain dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai kebijakan pemerintah. Tapi tidak boleh menyelenggarakan di lapangan terbuka dengan jamaah besar atau heterogen,” paparnya.

Baca Juga :  Bikin Haru, Istri Kabur dan Ngotot Minta Cerai, Suami Penjual Siomai Cantik Sampai Rela Bawa Anaknya Kerja Nyopir Luar Kota. Alasannya Sungguh Menyayat Hati

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menjelaskan Pemkab menekankan agar selama pelaksanaan salat Idul Fitri, seluruh masyarakat bisa memaksimalkan pemanfaatan tempat ibadah masjid dan mushola yang ada di lingkungannya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua