JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Apel Pasca Cuti Lebaran, PNS di SMPN 4 Sragen Dilaporkan Lengkap. Dua Guru Izin Anaknya Sakit, Kepsek Imbau PNS Jadi Teladan Penerapan Prokes

Apel perdana pasca cuti lebaran di SMPN 4 Sragen, Senin (17/5/2021). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Apel hari pertama pasca libur cuti Lebaran digelar di hampir semua instansi di Kabupaten Sragen, Senin (17/5/2021).

Tak terkecuali di SMPN 4 Sragen. Seluruh guru dan PNS di sekolah ini juga mengikuti apel dan tertib masuk hari pertama pasca libur panjang Lebaran.

Kepala SMPN 4 Sragen, Nining Kristanti mengatakan apel dan upacara digelar mulai pukul 07.30 WIB di halaman sekolah setempat.

Mengingat masih pandemi, apel juga menerapkan protokol kesehatan atau prokes ketat. Di mana semua peserta mengenakan masker dan mengikuti apel dengan jarak antar guru minimal 1 meter.

“Alhamdulillah, hari pertama masuk kerja ASN di SMP negeri 4 Sragen siap dan lengkap. Tadi kami melakukan apel pagi untuk segenap guru karyawan ikrar HBH bersama dengan prokes ketat dan hikmat,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (17/5/2021) usai apel.

Baca Juga :  Awas, Klaster Baru Covid-19 Mulai Masuk ke Sragen. Diduga dari Kudus, Ada 14 Warga Positif, Menyebar Lewat Klaster Jagongan Hajatan

Apel perdana tadi pagi dipimpin langsung oleh Kepsek selaku pembina apel. Nining menuturkan dari 47 guru karyawan di SMP-nya, tercatat masuk sebanyak 45 orang.

Hanya 2 Guru yang izin karena anaknya sakit dan orang tuanya meninggal dunia. Selebihnya semua masuk dengan disiplin dan tertib sesuai jam masuk.

Nining Kristanti. Foto/Wardoyo

Lebih lanjut, dalam apel itu, Nining berpesan kepada semua jajaran guru dan PNS agar senantiasa menjaga kewaspadaan dalam setiap menerima perkembangan informasi.

Baca Juga :  Polres Sragen Berduka, Satu Personel Meninggal Dunia Terkonfirmasi Covid-19. Dimakamkan Secara Protokol Kesehatan di Masaran

Terutama terkait peningkatan kasus covid-19. Sebagai abdi negara, PNS diharapkan tetap menjadi teladan dan pelopor di tengah masyarakat dalam hal penerapan protokol kesehatan.

“Baik di lingkungan sekolah maupun di manapun berada, PNS harus menjadi contoh menerapkan prokes. Selalu pakai masker, jaga jarak minimal 1 meter, tidak berkerumun, hindari kontak erat dan selalu cuci tangan,” tuturnya.

Tak lupa ia berpesan agar PNS juga senantiasa mengedepankan sikap tawaduk atau rendah diri. Memandang orang lain lebih baik dan menjaga sikap menghormati, diharapkan selalu tertanam di benak para PNS.

“Dengan begitu, kita akan selalu bersyukur dan ikhlas dalam memberikan pengabdian,” tandasnya. Wardoyo