JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Misterius, Mahasiswa 19 Tahun Ditemukan Tewas Dibawah Jembatan Tugu Perbatasan Jumantono – Polokarto. Diduga Antara Kecelakaan Atau Pembunuhan

Proses evakuasi korban oleh petugas / Foto: Beni Indra
PPDB
PPDB
PPDB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga disekitar jembatan Desa Tugu perbatasan Kecamatan Jumantono Karanganyar dengan Kecamatan Polokarto, Sukoharjo heboh adanya penemuan mayat remaja 19 tahun dibawah jembatan.

Diketahui mayat tersebut adalah Ridwan seorang mahasiswa asal Dusun Brongkol Rt01/10 Desa Kwangsan, Jumapolo, Karanganyar, Jateng.

Belum diketahui penyebab tewasnya Ridwan (19) namun warga menduga ada dua hal yakni antara kecelakaan murni atau pembunuhan bermodus seakan-akan korban kecelakaan. Pasalnya terdapat banyak kejanggalan pada posisi penemuan mayat itu yakni posisi motor skupy milik korban yang berada disemak-semak serta kondisi korban jika jatuh hingga dibawah jembatan asumsinya remuk, namun kali ini tidak remuk.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan penemuan mayat itu pertama kali ditemukan Sardimun (50) warga setempat yang saat melintas jembatan melihat ada skupy disemak-semak dekat jembatan. Selanjutnya Sardimun berhenti dan memanggil warga setempat perihal adanya motor skupy.

Pun warga datang bersama Sardimun mengevhek sekitar, ternyata ditemukan mayat Ridwan tepat persis dibawah jembatan Tugu. Lalu warga menelepon polisi guna dilakukan penyelidikan dan evakuasi.

Sekretaris Desa Sekdes Tugu, Jumantono, Karanganyar Joko Prihantoro mengatakan dirinya dikabari warga dan turut melihat proses evakuasi. “Setelah saya dikabari ada mayat saya langsung meluncur ke TKP guna menyaksikan,” ujarnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (17/5/2021).

Joko Prihantoro menceritakan berdasarkan keterangan warga ditemui banyak kejanggalan pada penemuan mayat tersebut. Tak pelak warga mengarah ada dua kemungkinan antara pembunuhan atau kecelakaan.

” Ya memang janggal kalau kecelakaan dan orangnya berada dibawah jembatan asumsinya mesti luka parah, namun kali ini tidak,” ungkapnya. Menurut Sekdes, kondisi korbannya masih relatif utuh dan terkesan seakan posisi jenazah itu sudah disembunyikan ditempat yang tidak diketahui orang.

Belum lagi posisi sepeda motor yang janggal, yang mana saat ditemukan jok nya terbuka. “Banyak kok kejanggalannya sehingga kita belum berani mengatakan penyebabnya yang pasti,” ujarnya. Beni Indra