JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, Nomor WA Kepala SMAN 1 Sumberlawang Sragen Lagi Dibajak, Modusnya Minta Transferan Pulsa Rp 200.000, Sudah 3 Orang Kena Tipu

Kepala SMAN 1 Sumberlawang, Suranti Sri Umiatsih (kiri) dan tangkapan layar percakapan pelaku pembajakan meminta transferan pulsa. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus pembajakan nomor Whatsapp (WA) kembali terjadi di Sragen. Kali ini menimpa kepala sekolah (Kasek) SMA Negeri 1 Sumberlawang, Suranti Tri Umiatsih.

Nomor WA miliknya dibajak orang tak dikenal dan digunakan untuk meminta pulsa ke kontak yang ada di dalamnya.

Celakanya, hingga kini sudah ada 3 orang yang tertipu dan terlanjur mengirim pulsa ke oknum pelaku dengan nominal masing-masing Rp 200.000.

Dengan memajang foto profil Bu Kasek, pelaku menjalankan aksi dengan modus meminta transferan pulsa ke beberapa kontak.

Kasus pembajakan WA itu terungkap ketika Suranti melapor ke Polsek Sumberlawang kemarin. Ia mengatakan akunnya dibajak pada Senin (3/5/2021).

Bermula saat ia dikabari dan didatangi orang yang telah mengirim pulsa ke nomor pelaku pembajakan mengunakan nomor WA dan foto profil dirinya.

Mereka mengaku sudah mengirim pulsa Rp 200.000 sesuai permintaan lewat WA. Karena merasa tidak meminta, Suranti pun kaget dan memastikan jika nomor WA miliknya tengah dibajak.

Baca Juga :  BRI Sragen Melalui Yayasan Baitul Maal - YBM BRILiaN Bantu Rp 96 Juta Untuk Budidaya Buah Melon Hidroponik di Desa Kaliwedi Gondang Sragen

“Sudah 3 orang lapor dan kena tipu. Masing-masing sudah kirim pulsa 200.000. Modusnya pelaku pura- pura mau beli pulsa, terus minta pulsa nanti uang diganti lewat transfer dan yang dimintain pulsa pakai nomor Whatsapp saya itu. Lha saya kaget wong nggak pernah minta pulsa. Di rumah dan sekolahan juga ada Wifi. Akhirnya saya bilang saya nggak pernah pesan pulsa,” paparnya Kamis (6/5/2021).

Mengetahui kejadian tersebut, Suranti langsung berusaha menghubungi satu persatu nomor kontak telpon orang terdekatnya.

Selain itu ia juga meminta sejumlah admin grup WA agar segera mengeluarkan nomornya agar tidak ada korban yang jadi sasaran pembajak nomornya.

“Yang dihubungi via WA itu semua yang ada di kontak nomor saya itu. Kalau nomor saya ini masih bisa buat telepon biasa. Tapi kalau WA nggak bisa,” kata Suranti.

Kasus itu sudah ia laporkan ke Polsek Sumberlawang hari itu juga. Pihaknya berharap segera ada tindaklanjut agar tidak jatuh banyak korban lagi.

Baca Juga :  Pelaku Pelecehan Levi Penyanyi Campursari di Sragen Berhasil Ditangkap Tim Macan Putih Polres Sragen

“Terus terang ini juga mencoreng nama baik saya,” terangnya.

Terpisah, Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ikhsanudin mewakili Kapolres AKBP Yuswanto Ardi membenarkan sudah menerima laporan kasus itu.

Ia memastikan laporan sudah ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Saat ini masih dilakukan pendalaman.

Atas kejadian itu, AKP Fajar mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan hati-hati bila menerima pesan WA atau media sosial dan meminta sesuatu atau transfer.

Apalagi jika kontak atau akun tidak dikenal. Bisa jadi adalah modus penipuan yang biasanya memanfaatkan teknologi dan akun medsos baik WA maupun FB dengan menggunakan akun teman atau keluarga yang meminta bantuan uang maupun transfer.

“Imbauan kami, jangan mudah percaya dengan pesan WA seperti itu. Pastikan lagi dengan menelpon secara langsung pada nomor yang bersangkutan jangan membalas via WA atau facebook. Intinya kalau ada kayak gitu lagi telepon nomor yang bersangkutan, pastikan lagi,” tandasnya. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com