JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bongkar Rezeki Setahun, Bos ARS Sragen Bagi-Bagi 350 Paket Sedekah untuk Kaum Dhuafa. Parti Mengaku Senang Bisa Dapat Sembako Untuk Lebaran

Salah satu pengusaha dermawan Sragen, H Agus ARS saat menyerahkan paket sedekah sembako kepada warga tidak mampu di kediamannya, Sabtu (8/5/2021). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mendekati hari Lebaran, tak dilewatkan begitu saja oleh salah satu pengusaha ternama Sragen, H. Agus Budi Nurcahyo dan keluarga.

Pimpinan persewaan ARS Sound System Sragen dan pemilik toko Emas Ragil Baru itu menggelar aksi berbagi sedekah lewat program ARS Berbagi Sembako, Sabtu (8/5/2021).

Tak kurang dari 350 paket sembako dibagikan kepada warga kurang mampu dan kaum dhuafa di wilayah Sragen Kota. Pembagian sembako dipusatkan di kediaman H Agus di Kampung Mojo Mulyo RT 2/9, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen.

Panitia kegiatan ARS Berbagi Sembako sekaligus asisten H.Agus, A Rinto Cahyono mengungkapkan ada 350 paket sembako dibagikan kepada ratusan warga tidak mampu di Mojo Mulyo, Mojo Kulon hingga Nglorog Sragen.

Pembagian sedekah itu sudah menjadi tradisi Agus ARS dan keluarga di setiap bulan ramadhan. Menurutnya tradisi itu sudah program rutin H Agus sebagai kader partai sekaligus menunaikan kewajiban berbagi kepada sesama.

“Pak Agus sebagai kader partai memang sudah punya program untuk menyisihkan rejeki dan ditunaikan dalam wujud paket sedekah sembako ini. Ini juga menunaikan kewajiban sebagai umat beragama untuk berbagi terhadap warga kurang mampu di bulan ramadhan,” paparnya.

Haji Agus ARS bersama istri, anak, karyawan serta asisten yang membantu pembagian sedekah sembako. Foto/Wardoyo

Rinto menguraikan pemilihan warga penerima dilakukan dengan menerjunkan tim langsung ke lapangan. Mereka menyisir dan mendata warga tidak mampu yang dinilai layak menerima.

Hal itu dimaksudkan agar bantuan tepat sasaran dan bisa menyentuh warga yang membutuhkan. Diharapkan dengan sedekah itu bisa berbagi kebahagiaan untuk warga sekitar yang tidak mampu.

“Sekaligus mengajak kepada mereka yang mampu untuk sedikit berbagi dengan warga tidak mampu. Bahkan ke depan tradisi ini akan terus dilaksanakan,” terangnya.

Mengingat masih masa pandemi, pembagian sembako dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Para penerima mengambil satu persatu dari dua jalur sehingga tidak ada antrian.

Seusia menukar kupon, warga diberi paket sembako dan kemudian langsung jalan.

Warga bergantian menerima paket sembako dari Agus ARS. Foto/Wardoyo

Haji Agus ARS menyampaikan pembagian sedekah itu sebenarnya sudah dilakukan bertahun-tahun. Untuk tahun kemarin ada 250 paket dan tahun ini 350 paket.

Mengingat antusias warga, menurut rencana ke depan jumlah paket akan ditingkatkan dengan tetap mengedepankan warga tidak mampu dan kaum dhuafa.

“Harapannya ini beri contoh anak-anak kami agar senantiasa peduli dan bisa berbagi untuk mereka yang kurang mampu. Insya Allah ke depan kita perluas cakupan dan jumlahnya. Mungkin bisa 2000 paket,” terangnya didampingi sang istri, Ny Aris.

Pengusaha yang dikenal merakyat itu menambahkan sedekah itu diambilkan dari hasil sisihan rejeki usahanya yang dibongkar setiap setahun sekali.

Selain itu, setiap hari Jumat pihaknya juga melaksanakan kegiatan sosial berupa Jumat berkah.

Paket sedekah itu diberikan mendekati Lebaran dengan harapan bisa meringankan beban warga kurang mampu agar bisa ikut merayakan Lebaran seperti yang lainnya.

“Meski tidak seberapa, setidaknya itu bisa membantu biar mereka juga bisa merayakan Lebaran,” imbuhnya.

Rinto Cahyono (kiri) bersama H Agus ARS. Foto/Wardoyo

 

Salah satu warga penerima, Parti (65) asal Mojo Kulon, Sragen, mengaku dirinya datang mengambil paket sembako ke rumah Haji Agus ARS bersama empat tetangganya dengan jalan kaki.

Ia mengaku sangat senang bisa dibantu paket sembako dari Agus ARS. Menurutnya paket sembako itu sangat berarti di tengah situasi ekonomi yang serba sulit di masa pandemi saat ini.

Matur suwun sanget Pak Agus. Mugi tansah sae, tambah sukses, kasembadan napa sing dikersakne. Niki Alhamdulillah mengke untuk Bakdan Mas. (Terima kasih Pak Agus. Semoga selalu sukses, baik dan terkabul apa yang diharapkan. Alhamdulillah bantuan ini nanti bisa untuk Lebaran),” ujarnya sumringah. Wardoyo