JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Breaking News: Setrum Jebakan Tikus Makan Korban Lagi, Petani Tua di Ngrampal Sragen Tewas Kesetrum Siang Ini. Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Sawahnya

Ilustrasi petani tewas kesetrum jebakan tikus di Sragen. Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perangkap jebakan tikus beraliran listrik tak henti memakan korban jiwa. Seolah tak ada jera dan hentinya, korban kesetrum jebakan tikus kembali terjadi di Ngrampal, Sragen.

Tepat di hari Lebaran Idul Fitri, Kamis (13/5/2021), seorang petani paruh baya asal Dukuh Ngampunan RT 23, Desa Kebonromo, Ngrampal, Sragen, bernama Iwan Supardi (61) ditemukan meregang nyawa akibat kesetrum jebakan tikus.

Petani malang itu ditemukan tergeletak di sawahnya dengan indikasi tersengat listrik jebakan tikus yang dipasang mengelilingi sawahnya.

Data yang dihimpun di lapangan, korban diketahui pertama kali sekitar pukul 11.30 WIB. Jenazahnya ditemukan oleh sang istri yang curiga sejak pagi, korban tak pulang-pulang.

“Pamitnya mau nengok sawah setelah pulang salat Idul Fitri. Sampai siang nggak pulang-pulang, laku dicari ke sawah. Sudah meninggal di sawah kena setrum jebakan tikus,” ujar Nur, salah satu warga kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (13/4/2021).

Bersamaan dengan itu, istri korban berteriak minta tolong. Tak lama berselang, warga berhamburan datang memberikan pertolongan.

Tak lama kemudian, warga mengevakuasi jenazah korban dan dibawa ke rumah duka.

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno membenarkan kejadian itu. Seusai menerima laporan, tim langsung diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan assesment dan backup medis.

“Setiba di lokasi, jenazah sudah dievakuasi warga ke rumah duka karena jarak lokasi kejadian dengan rumah duka cukup dekat. Waktu ditemukan, korban sudah meninggal dunia dengan indikasi memang tersengat listrik perangkap tikus di sawahnya,” terangnya.

Kapolsek Ngrampal, AKP Hasto Broto membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya saat ini tim masih melakukan penyelidikan dan pendataan serta olah TKP di lapangan. Wardoyo