JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Diwarnai 2 Tendangan Free Kick Spektakuler, Kesebelasan PBFC Soloraya Sukses Menahan Imbang Noseni di Laga Perdana Toli Cup II Jogja. Kapten dan Pembina PBFC Sebut Kekompakan Jadi Kuncinya!

Skuad PBFC Soloraya berpose sebelum berlaga. Foto/Wardoyo

JOGJA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kesebelasan Papua Bersaudara Football Club (PBFC) Soloraya kembali menorehkan hasil manis dengan menahan imbang saat melakoni laga melawan Noseni Biak Papua Jogja dalam Turnamen Toli Cup II Jogja, Senin (24/5/2021).

Tampil cukup kompak, kesebelasan yang digawangi mahasiswa asal Papua di wilayah Soloraya itu sukses mengemas satu poin dalam laga yang digelar di lapangan Kalasan, Jogja, tersebut.

PBFC Solo Raya tampil dengan skuad lengkap didampingi Manajer Tim, Iwan.S, Mas Nano, dan Official Tim Alfon.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan tampil cukup ngotot. Silih berganti menyerang membuat laga berjalan seru.

Namun hingga turun minum, skor kacamata tetap tak berubah. Memasuki babak kedua, kedua tim kembali meningkatkan tempo permainan.

Baca Juga :  Respati Ardi Terpilih Menjadi Ketum HIPMI Solo 2023-2026

Meski gencar membangun serangan, sepakan akhir pemain PBFC gagal menembus gawang Noseni Jogja.

Penampilan apik penjaga gawang Noseni beberapa kali mampu menggagalkan peluang matang PBFC.

Para pemain PBFC Soloraya bersiap berlaga melawan Noseni. Foto/Wardoyo

Sebelum kemudian, sebuah sepakan dari tendangan bebas di luar garis 16, membawa PBFC unggul lewat gol yang diciptakan kapten tim, Moses Ferdinand Kamer.

Moses yang akrab disapa Luis Nani itu membuat tendangan spektakuler untuk merobek jala gawang Noseni di menit 38.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Berawal dari pelanggaran oleh pemain PBFC, Okto terhadap pemain Noseni berbuah tendangan bebas untuk Noseni.

Seolah tak mau kalah, free kick jarak jauh itu dieksekusi tak kalah cantik oleh pemain Noseni untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 40. Akibat pelanggaran itu, Okto terpaksa harus meninggalkan lapangan akibat dihadiahi kartu merah.

Baca Juga :  Demi Kelancaran Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari, Gibran Minta Doa ke Habib Novel

Skor 1-1 menjadi akhir penutup laga dua tim dari skuad para mahasiswa asal Bumi Cendrawasih itu.

Kapten tim PBFC, Moses Ferdinand Kamer mengatakan dalam lama itu, PBFC menampilkan semua pemain terbaik seperti pemain yang berdarah Biak Papua, Ada Moses, Ka Daun, Lius, Chalvin, Hasan, Alex, Anton dan Day Yulius.

Kapten PBFC Soloraya, Moses Ferdinand Kamer bersama tim dan suporter dari mahasiswi Papua di Soloraya saat bersama di dalam bus menuju pertandingan. Foto/Wardoyo

Tak hanya dari Biak, PBFC juga membawa pemain bertalenta ciamik dari berbagai wilayah di Papua. Seperti Wamena , Membramo Tengah, Nabire, Serui, Sentani Jayapura, Sorong Barat, Jayapura, Wondama Barat, NTT Sumba, hingga NTT Flores.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com