JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Masih Ada 2 Bocah Korban Perahu Tenggelam di WKO Belum Ditemukan. Berusia Balita dan 10 Tahun, Ini Data Lengkapnya!

Penampakan perahu wisatawan di WKO sesaat sebelum terbalik dan tenggelam di Kemusu Boyolali, Sabtu (15/5/2021). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pencarian korban perahu wisata terbalik dan tenggelam di waduk kedung ombo (WKO) Kemusu, Boyolali terus dilakukan.

Data terbaru hingga Minggu (16/5/2021) malam masih ada dua korban yang belum ditemukan. Dua orang tersebut diketahui masih bocah yakni bernama Jalal (1,5) dari Pilangrejo, Boyolali dan Niken Sapitri (10) asal Purwodadi.

Hingga pukul 21.00.WIB, dari total 9 korban tenggelam, baru tujuh yang berhasil dievakuasi dalam kondisi tewas. Sedangkan 2 orang korban tenggelam belum berhasil ditemukan.

Kepala pelaksana harian BPBD Boyolali, Bambang Sinung Harjo ditemui wartawan menyampaikan hingga hari kedua pencarian, masih ada dua korban yang belum ditemukan.

Meski demikian, pencarian akan terus dilakukan. Pencarian di hari kedua Minggu (16/5/2021) dilakukan sampai jam 17:00 WIB.

Baca Juga :  Waspada Varian India, Delapan Mobil Serentak Semprotkan Disinfektan di 2 Lokasi di Boyolali

“Selanjutnya upaya pencarian akan dilanjutkan besok pagi dan pencarian tanggap darurat itu selama 5 hari jika kedua korban tak kunjung ditemukan,” paparnya kepada wartawan.

Bambang menguraikan dari 9 korban tenggelam, sudah ditemukan 7 orang dan tinggal 2 orang lagi.

Kedua korban yang masih dicari adalah Jalal, balita berusia 1,5 tahun dari Pilangrejo, Juwangi, Boyolali dan satu lagi Niken Sapitri (8) dari Purwodadi.

“Belum ketemu dan ini masih proses pencarian,” kata Bambang

Bambang juga mengatakan upaya pencarian juga melibatkan tim penyelam untuk membantu pencarian.

Sementara untuk 7 jenazah yang ditemukan sudah diserahkan kepada Kepala Desa Pilangrejo dan 3 jenazah kepada Kepala Desa Ketro Purwodadi.

Baca Juga :  Cara Unik Ditlantas Polda Jateng Tekan Lakalantas. Budayakan Tiblantas dari Kampung

“Pemda Boyolali turut belasungkawa semoga jenazah kusnul khatimah. Tadi pagi 1 jenazah sudah ditemukan atas nama Destriyani,” bebernya.

Terpisah, Kapolres Boyolali, AKBP Merry Ermond mengatakan perahu yang mengangkut penumpang atau wisatawan dan terbalik di Waduk Kedung Ombo (WKO), Sabtu (15/5/2021) telah melakukan pelanggaran dua hal.

Karenanya selain mengusut kasus yang merenggut 9 nyawa itu, polisi juga memutuskan menutup sementara obyek wisata WKO.

“Pertama, melanggar protokol kesehatan karena banyak kerumunan orang. Kedua perahu juga melanggar prokes karena diisi melebihi kapasitas. Seharusnya hanya diisi separuh kapasitas dari total 12 orang,” ujarnya. Wardoyo

[sharethis-reaction-buttons]