JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Semalam Obati Kerinduan, Wabup Karanganyar Rela Bela-Belain Tempuh Jalan Darat Sambangi Warga Yang Tak Bisa Mudik di Jabodetabek. Ternyata Ini Misinya!

Wabup Karanganyar, Rober Christanto saat berpose bersama komunitas perantau Karanganyar di Jabodetabek. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wakil Bupati (Wabup) Karanganyar, Rober Christanto membuat kejutan dengan mendatangi warga Karanganyar yang merantau di Jakarta dan sekitarnya.

Dikemas dalam bentuk serasehan, orang kedua di jajaran Pemkab Karanganyar itu hadir untuk menghibur dan mengobati kerinduan warganya di Jabodetabek yang gagal mudik ke kampung halaman.

Dikemas acara sarasehan, perwakilan komunitas perantau Karanganyar bertatap muka dengan pimpinan daerahnya di Tangerang, Banten.

Wabup dikabarkan keroyo-royo hadir ke Tangerang dengan menempuh perjalanan darat. Hal itu dilakukan demi bisa menemui para warga yang tidak bisa mudik pada Lebaran ini.

“Ini surprise sekali. Mungkin hanya Karanganyar yang pimpinan daerahnya datang langsung ke tanah rantau. Sekadar menyapa berbalut sosialisasi larangan mudik. Beliau tahu betul kerinduan kami ke kampung halaman. Tapi memang tidak boleh pulang,” papar Ketua Umum Paguyuban Warga Karanganyar Rantau (Pagaranyar), Sukirdi Suryo Selasa (4/5/2021).

Sukirdi mengatakan kerinduan warga perantau sangat beralasan. Sebab akibat pandemi, sudah dua kali lebaran para perantau tidak bisa mudik.

Baca Juga :  Cek Exit Tol Pungkruk Sragen, Kapolda Jateng Sebut Sudah 7.000 Lebih Kendaraan Dihentikan dan Diperiksa. Kesiagaan Personel Diminta Ditingkatkan!

Di hadapan perantau, Wabup bercerita banyak hal tentang Karanganyar. Ia mengumbar keberhasilan pembangunan utamanya di bidang wisata yang diklaim sangat pesat.

“Dengan acara semalam, sedikit banyak mengobati kerinduan. Beliau bela-belain menempuh perjalanan darat dari Karanganyar ke Tangerang,” katanya.

Pertemuan terbatas itu dihadiri sekitar 80 orang dari perwakilan 15 komunitas perantau Karanganyar di Hotel Pakons Prime Tangerang, Senin malam (3/5/2021).

Acara diisi diskusi lalu buka puasa bersama. Kegiatan itu didukung Keluarga Pedagang Bakso Nusantara (KPBN) Korwil Tangerang Raya.

Sekadar informasi, banyak warga Karanganyar di wilayah Jabodetabek yang berjualan bakso. Jauh sebelum pandemi, pada momentum pulang mudik, mereka diangkut armada bus pesanan Pemkab Karanganyar menuju kampung halaman.

“Dalam situasi yang belum bebas dari pandemi ini, persatuan dan silaturahmi antar komunitas harus tetap terjaga. Sinergi antara Pagaranyar dan Pemkab Karanganyar sejauh ini berjalan sangat baik. Pemerintah senantiasa memperhatikan keperluan dan kepentingan perantau,” imbuh Sukirdi.

Baca Juga :  Meski Mudik Dilarang, 20.000 Perantau di Karanganyar Sukses Tiba di Kampung Halaman. Kebanyakan Jualan Bakso Mie Ayam hingga Buruh Pabrik

Ia juga mengapresiasi kesanggupan Pemkab Karanganyar menghibahkan mobil ambulans.

“Sarana itu untuk membantu perantau Karanganyar yang membutuhkan saat situasi darurat. Juga untuk program kemitraan yang lain,” lanjutnya.

Terpisah, Wabup Rober Christanto mengimbau perantau Karanganyar tetap bertahan di tanah rantau. Dengan menaati aturan pemerintah, perantau sudah membantu negara dalam melawan pandemi Covid-19.

“Yang sudah terlanjur mudik maupun yang belum mudik, lakukan prokes secara disiplin. Yang diperintahkan negara itu terbaik untuk rakyatnya,” katanya.

Ia menilai merayakan Idul Fitri masih bisa dilakukan di tempat masing-masing dengan suka cita. Baik yang sudah mudik atau yang tidak bisa mudik.

“Dengan satu doa pengharapan Corona sebagai makhluk ciptaan Allah agar diangkat dari Bumi Pertiwi,” pungkasnya. Wardoyo