JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Tak Hanya di Sungai Gangga, Ternyata Jenazah Covid-19 Bertebaran di Beberapa Sungai Lainnya di India

Petugas kesehatan meletakkan jenazah korban meninggal akibat virus Covid-19 di tanah untuk dikremasi di tempat krematorium di New Delhi, India, 28 April 2021 / Reuters via tempo.co
PPDB
PPDB
PPDB

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Ternyata, Sungai Gangga di India, bukan satu-satunya sungai yang digunakan untuk melarung jenazah korban Covid-19. Ada beberapa sungai lainnya di India, yang digunakan sebagai tempat untuk melarung mayat Covid-19 dan dibiarkan terapung-apung.

Hal itu terlihat dari laporan dokumen salah satu negara bagian India, Uttar Pradesh. Selama ini, Sungai Gangga memang dikabarkan menjadi lokasi pelarungan jenazah.

Ternyata kini diketahui, sungai Gangga bukan satu-satunya sungai yang digunakan sebagai tempat pelarungan jenazah Covid-19.

Dari mana saja jenazah itu berasal dan berapa jumlah pastinya, sampai sekarang  masih diselidiki menurut dokumen pemerintah.

“Jenazah-jenazah tersebut sekarang sudah kami angkat dari berbagai titik sungai,” ujar dokumen Pemerintah Negara Bagian Uttar Pradesh, dikutip dari Reuters, Minggu (16/5/2021).

Lebih lanjut, dokumen pemerintah menyakini ada berbagai faktor yang menyebabkan jenazah korban dilarung ke sungai.

Baca Juga :  Seluruh Cagar Alam di India Lockdown! Sejumlah Hewan Terpapar Covid-19, Ada Juga yang Mati

Beberapa di antaranya adalah menumpuknya jenazah yang harus dibakar, keterbatasan kayu, kemiskinan, perbedaan keyakinan, serta ketakutan akan Covid-19 di wilayah-wilayah perdesaan.

Untuk mencegah jenazah-jenazah korban Covid-19 berakhir di sungai lagi, Pemerintah Uttar Pradesh meminta kepala-kepala desa untuk memastikan semua jenazah yang ada dibakar.

Selain itu, pemerintah juga menjanjikan dana bantuan senilai 5.000 Rupee (Rp 974.000) kepada masing-masing keluarga untuk biaya kremasi atau pemakaman.

Pejabat senior negara bagian Uttar Pradesh, Kumar Singh, membenarkan isi dokumen tersebut. Namun, ia menambahkan bahwa tidak semua jenazah yang diangkat dari sungai sudah terkonfirmasi sebagai korban Covid-19.

Salah satu contohnya, kata Singh, adalah jenazah yang ditemukan di distrik Ghazipur, Uttar Pradesh. Ia berkata, ada 4-5 jenazah yang diangkat dari sungai di sana.

Kondisi mereka ketika ditemukan, kata Singh, sudah terlalu rusak untuk diperiksa apakah korban Covid – 19 atau tidak.

Baca Juga :  Ekstrem! Di India, Warga yang Belum Divaksin Ditandai dengan Simbol Tengkorak

“Dengan kondisi seperti itu, saya tidak yakin apakah akan bisa ditemukan mereka penderita Covid – 19 atau tidak,” ujar Singh.

Juru bicara Pemerintah Uttar Pradesh, Navneet Sehgal, juga mengkonfirmasi isi dokumen. Ia berkata, pemerintahannya sudah memerintahkan kepolisian-kepolisian di Uttar Pradesh untuk aktif menyusuri sungai dan mengangkat jenazah-jenazah yang mengapung.

Adapun Sehgal membantah keterangan sebelumnya soal aparat Uttar Pradesh menemukan ribuan jenazah Covid – 19 di Sungai Gangga.

Per berita ini ditulis, India tercatat memiliki 24,6 juta kasus dan 270.000 korban jiwa akibat Covid-19. Per harinya, angka kasus di sana bisa bertambah di kisaran 300.000 hingga 400.000 orang.

Sementara itu, untuk angka kematian, masih konsisten di kisaran 4.000 orang per hari.

www.tempo.co

[sharethis-reaction-buttons]