JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Tuah Jersey Baru, Simo FC Jadi Korban Sengatan Perdana Skuad Mahasiswa Papua PBFC Soloraya. Digulung 0-3 di Kandang Sendiri, Kapten Simo Puji Ketangguhan PBFC

Pemain PBFC Soloraya dengan Jersey baru kebanggaan mereka putih-merah tampak lihai memainkan si kulit bundar dalam laga persahabatan melawan Simo FC Boyolali. Skuad PBFC sukses menang telak 3-0. Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kesebelasan Papua Bersaudara Football Club (PBFC) Soloraya sukses mencatatkan hasil manis di debut perdananya dengan jersey baru mereka.

Bertandang ke Simo, Boyolali, kesebelasan yang digawangi mahasiswa-mahasiswa asal Papua itu menunjukkan sengatan perdananya usai menundukkan tuan rumah, Simo FC dengan skor meyakinkan 2-0.

Laga persahabatan skuad mahasiswa Mutiara Hitam versus laskar Simo itu digelar di Lapangan Simo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

Pantauan di lapangan, sejak kick off dibunyikan, kedua kesebelasan tampil cukup agresif.

Di menit ke- 10, anak-anak PBFC langsung menggebrak. Umpan manis dari kaki Ka Daun yang sering dipanggil Omka kepada Hao Thien, langsung dikonversi menjadi gol.

Sepakan Hao Thien, salah satu pemain dari PBFC yang berasal dari Vietnam dan tercatat sebagai mahasiswa UNS itu membawa skuad PBFC unggul 1-0.

Unggul 1-0, tak membuat skuad PBFC jemawa. Sebaliknya mereka terus membuktikan determinasi dengan serangan gencar ke gawang Simo FC.

Tak sia-sia. Memasuki menit ke-25, sundulan dari Budi yang akrab disapa Marcelo sukses menggandakan keunggulan.

Baca Juga :  Didampingi Babinsa, Sebanyak 160 Lansia di Boyolali Jalani Vaksinasi Covid-19

Berawal dari sepakan pojok, Marcelo tak menyia-nyiakan bola lambung dari tendangan penjuru yang dikirim Robby Kabes untuk menceploskan bola ke gawang Simo FC.

Kesebelasan PBFC Soloraya berpose bersama Simo FC Boyolali. Foto/Wardoyo

Dua kosong, skuad mahasiswa Papua unggul dan menjadi skor akhir penutup babak pertama.

Usai turun minum, laga makin seru. Tak ingin dipermalukan, anak-anak Simo FC mulai meningkatkan tempo permainan.

Tuan rumah mendapat kesempatan mengikis gol usai mendapat hadiah penalti di menit 15. Sayang, sepakan Anggit, sang algojo, mampu diblok kiper PBFC Viktor yang sering di panggil Valdes.

Kegagalan penalti Simo FC membuat semangat PBFC kembali bangkit. Mereka makin dominan hingga akhirnya mampu mencetak gol ketiga di menit ke-30.

Berawal dari tendangan pojok, Robby mengirim umpan matang dan langsung dieksekusi dengan heading manis oleh back tangguh, Hofni untuk merubah skor menjadi 3-0.

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tak berubah 3-0 untuk keunggulan anak-anak Papua.

Salah satu kapten tim Simo FC, Nugroho mengaku sangat bangga dan senang bisa bertanding persahabatan dengan PBFC Solo Raya. Ia pun tanpa segan memuji penampilan apik skuad mahasiswa asal Mutiara Hitam itu.

Baca Juga :  Dinilai Lebih Urgent, Gibran Curhat Pembangunan Parapet Kali Jenes ke Menteri PUPR

“Mereka dengan baik dari awal sampai akhir. Kami bangga bisa bertanding melawan talenta-talenta muda dari Papua ini,” ujarnya.

Aksi menawan pemain PBFC Soloraya. Foto/Wardoyo

Pelatih sekaligus senior PBFC Soloraya, Moses Ferdinand Kamer mengaku bangga dengan penampilan adik-adiknya.

Kemenangan itu akan menjadi spirit positif untuk makin membangkitkan semangat sehingga makin kompak dan solid guna menatap laga-laga ke depan.

Sementara, pembina PBFC Soloraya, Iwan Sis mengapresiasi kekompakan dan semangat para skuadnya dalam pertandingan itu. Ia berharap dengan makin banyak bertanding, skill dan kekompakan bisa makin terasah serta terbangun.

“Melalui penguatan skuad tim sepakbola yang merupakan salah satu hobi dari adik-adik mahasiswa Papua, diharapkan mereka mendapatkan perhatian dan dukungan yang luar biasa. Sehingga meski di tanah perantauan mereka memiliki skuat tim yang bisa membawa nama harum Papua yang merupakan bagian dari NKRI. Bahkan mereka bisa berprestasi secara profesional bukan hanya sekedar hobi saja,” ujarnya. Wardoyo