JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Update Terkini, 2 Korban Tragedi Perahu Terbalik di WKO Kembali Ditemukan Beruntun Pukul 18.36 WIB. Semua Perempuan Dewasa, Total Sudah 5 Korban Ditemukan

Proses evakuasi korban perahu terbalik di WKO Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim relawan berhasil menemukan dua lagi korban insiden perahu wisatawan terbalik dan tenggelam di Waduk Kedung Ombo (WKO) wilayah Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

Keduanya ditemukan beruntun dalam kondisi meninggal dunia. Mereka ditemukan sekitar pukul 18.35 WIB seusai dilakukan pencarian sejak siang hari.

“Iya benar. Ada dua lagi korban barusaja kita temukan. Dua orang dewasa perempuan,” papar Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta Arif Sugiarto, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (15/5/2021) petang.

Saat ini, jenazah keduanya juga sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Meski demikian, Arif mengatakan untuk identitas ketiga korban yang ditemukan masih dalam pelacakan.

“Kami belum mendapatkan identitasnya. Ini masih dilakukan pelacakan identitasnya,” tuturnya.

Dengan tambahan 2 korban, maka total sudah lima korban yang ditemukan. Semuanya dalam kondisi meninggal dunia.

Sebelumnya, tiga korban ditemukan pukul 16.10 WIB juga dalam kondisi tewas. Mereka terdiri dari dua anak-anak dan satu perempuan dewasa.

Sebelumnya, sebuah perahu sarat penumpang dilaporkan terbalik sekitar pukul 11.30 WIB. Kejadian tragis itu dilaporkan terjadi karena perahu diduga kelebihan muatan.

Informasi sementara yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , perahu disebut memuat 20 orang penumpang.

Data terbaru yang dilansir oleh Polsek setempat pukul 15.15 WIB, perahu yang terbalik diketahui milik Kardiyo.

Perahu dikemudikan oleh Galih dengan memuat 20 penumpang. Dari keterangan saksi Galih, ada 20 penumpang di dalam kapal.

Perahu bertolak dari daratan pukul 11.00 WIB menuju warung apung. Pada saat kapal sudah ingin mencapai warung apung, banyak penumpang yang melakukan selfi di depan kapal.

Kondisi itu membuat kapal yang ditumpangi hilang keseimbangan. Kapal kemudian menjorok ke depan sehingga air mulai masuk kapal kemudian kapal terbalik. Wardoyo