JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Wajib Tahu Lur ini Sebaran Kasus Aktif dan Kematian Gegara COVID-19 di Sukoharjo, Warga yang Meninggal yang Meninggal Ternyata Bertambah 3 Orang

Data perkembangan kasus COVID-19 di Sukoharjo per 17 Mei 2021. Dinas Kesehatan Sukoharjo
PPDB
PPDB
PPDB

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Saat ini kasus aktif COVID-19 di Sukoharjo masih berada di angka 233 buah. Sementara kematian mencapai jumlah 421 orang.

Fakta itu terjadi lantaran ada penambahan kasus baru COVID-19, kendati kesembuhan juga mengalami peningkatan. Hal yang sama juga berlangsung untuk kematian yang ternyata ada kenaikan sebanyak tiga orang.

Menurut informasi yang diperoleh dari akun resmi Instagram Dinas Kesehatan Sukoharjo, Selasa (18/5/2021), pada 17 Mei kemarin, ada kenaikan sebanyak 29 kasus baru. Ini membuat akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sukoharjo mencapai 5.935 buah.

Untuk kesembuhan, terjadi penambahan pasien sembuh. Namun jumlahnya berada di bawah penambahan kasus baru, yakni di angka 18 orang. Kini pasien yang dinyatakan sembuh totalnya adalah 5.281 orang.

Baca Juga :  Kabar Duka, 2 Warga Sukoharjo Meninggal dengan Status Positif COVID-19, Total Kasus Kematian Sudah Tembus 461 Orang

Sayangnya warga yang meninggal bertambah tiga orang lagi. Dengan kenyataan tersebut total warga Sukoharjo yang meninggal dengan status positif terpapar virus Corona sudah tembus 421 orang.

Sebaran kasus kematian adalah Kecamatan Kartasura dengan 78 kematian, Kecamatan Mojolaban 56 orang, dan Sukoharjo 52 orang. Lantas Kecamatan Grogol tercatat 43 orang, Baki 39 orang, Polokarto 35 orang. Kecamatan Nguter 27 orang, Bendosari 26 orang, Tawangsari 24 orang, Weru 20 orang, Bulu 15, terakhir Kecamatan Gatak terdata enam orang meninggal.

Baca Juga :  Sragen Meledak Lagi, 75 Warga Positif Terpapar dan 3 Meninggal Dunia Hari Ini. Total Sudah 7.953 Positif dan 548 Warga Meninggal Dunia

Khusus kasus aktif tercatat ada 233 buah. Perinciannya 89 orang menjalani isolasi mandiri dan 144 orang dirawat inap di rumah sakit.

Kasus aktif tersebar di 12 kecamatan. Meliputi Kecamatan Polokarto 37 orang, Nguter tujuh orang, Bulu tujuh orang, Weru 12 orang, dan Kecamatan Gatak empat orang. Lalu Kecamatan Kartasura 17 orang, Baki 14 orang, Grogol 32 orang, Mojolaban 10 orang, Sukoharjo 52 orang, Bendosari 18 orang, dan Tawangsari 23 orang. Aris