JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Buntut 95 Karyawannya Positif Covid-19, Pabrik Sepatu TM di Jaten, Karanganyar Ditutup 10 Hari


KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Setelah dilakukan mediasi Satgas Covid-19  Desa Jaten, akhirnya manajemen pabrik sepatu PT TM di Dusun Jumog, Jaten, Karanganyar bersedia menutup usahanya selama 10 hari.

Untuk sementara, seluruh karyawan libur dan aktif kembali terhitung 10 hari setelah pabrik ditutup.

Kades Jaten, Karanganyar, Hargo Satoto yang juga Ketua Satgas Covid-19 Desa setempat membenarkan keputusan penutupan pabrik tersebut dengan dasar alasan pertimbangan keselamatan nyawa karyawan.

Selain itu penutupan tersebut akan dimanfaatkan untuk sterilisasi serta penyemprotan desinfektan.

“Ya setelah melalui mediasi dengan Satgas  Desa Jaten,  akhirnya sepakat dilakukan penutupan selama 10 hari terhitung per tanggal 17 Juni saat kasus itu mencuat,” tandas Hargo Satoto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (16/6/2021).

Dengan begitu seluruh karyawan diliburkan sementara sampai menunggu situasi dan kondisi  aman kembali.

Adapun terkait karyawan yang statusnya kost di lingkungan pabrik, Hargo Satoto menjelaskan dilakukan pemantauan ketat agar menjalani prosedur isolasi mandiri mengingat daerah itu tergolong perkampungan padat.

Baca Juga :  Pengacara 6 Pendekar PSHT Tersangka Perusakan di Karanganyar Tuding Ada Kejanggalan Pasal. Tuntut Perpanjangan Penahanan Dibatalkan, Ancam Praperadilan

Satgas Covid-19 Desa Jaten juga melaksanakan fungsi Satgas Jogotonggo sebab status karyawan tersebut adalah anak kost jauh dari keluarga.

Dengan demikian fungsi Satgas Jogotonggo harus maksimal terutama kebutuhan logistik.

“Ya karena anak kost itu maka selama isolasi mandiri dikost harus terpenuhi makan minumnya dan dilarang keluar kost,” ungkapnya.

Adapun sebagai bentuk kepedulian sosial Satgas Covid Desa Jaten juga mengingatkan pada perusahaan turut peduli termasuk membantu logistik karena mereka adalah masih karyawan pabrik yang kebetulan sedang ditimpa sakit.

“Kami sudah sampaikan pada perusahaan tersebut turut memikirkan nasib karyawannya yang tengah sakit ditengah pandemi karena mereka jauh dari keluarganya,” pungkasnya.

Sebagai informasi setelah muncul covid klaster Desa Paulan, Colomadu dan Klaster Pijat di Ngringo, Jaten, kini terbaru muncul Klaster dahsyat yakni Klaster pabrik sepatu di Dusun Jumog, Jaten, Karanganyar, Jateng. Hasil swab Sabtu (19/6/2021) diketahui dari sebanyak 745 karyawan yang diswab terdapat sebanyak 95 orang positif covid. Beni Indra