JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hari Pertama PPDB SMP di Sragen Masih Sepi, Orangtua Baru Meraba-Raba. Jurnal Hari Pertama Jumlah Pendaftar Baru 3.500an Siswa

Salah satu orangtua calon siswa saat melihat pengumuman PPDB di SMPN 1 Sragen, Rabu (16/6/2021). Foto/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hari pertama pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP di Kabupaten Sragen, Rabu (16/6/2021) masih sepi pendaftar.

Sejumlah sekolah terlihat lengang dan tidak tampak aliran calon siswa maupun orangtua mendatangi sekolah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Adanya pandemi covid-19 dan kemungkinan masih meraba-raba peta peluang, diduga menjadi pemicu masih sepinya hari pertama PPDB.

Pantauan di SMPN 1 Sragen, hingga pukul 12.00 WIB, suasana tampak sangat lengang. Hanya ada beberapa calon orangtua siswa yang datang itupun hanya melihat-lihat pengumuman PPDB.

Meja layanan informasi yang ditempatkan di teras depan juga tampak sepi.

“Belum ndaftar, ini masih lihat-lihat persyaratan dulu. Mungkin besok atau besoknya baru ndaftar,” ujar Joko, salah satu orangtua calon siswa baru asal Sragen, ditemui di SMPN 1 Sragen, Rabu (16/6/2021).

Kepala SMPN 1 Sragen, Wiyono menguraikan hari pertama PPDB memang biasanya trennya masih sepi.

Orangtua yang datang kebanyakan baru melihat-lihat dan menakar peluang serta kompetitornya dulu.

Baca Juga :  3 Periode Mangkrak, Mimpi Warga Katelan Tangen Miliki Jembatan Lingkar Kini Bangkit Kembali. Didanai Rp 200 Juta, Diproyeksikan Tambah Embung untuk Wisata

Terlebih penerapan PPDB online di masa pandemi saat ini, memang membuat pendaftar kemungkinan tidak datang ke sekolah tapi memilih mendaftar lewat HP atau online.

“Karena sekarang pendaftaran kan bisa dari rumah, dari online dan bisa diakses di mana saja. Tapi kalau yang butuh pendampingan di sekolah ya kita layani juga,” paparnya.

Wiyono menguraikan untuk pendaftaran PPDB relatif mudah. Setelah mendaftar akun, calon siswa tunggal memasukkan NIK, NISN dan pilihan sekolah.

Calon siswa tidak perlu mengunggah berkas persyaratan, sehingga bisa diakses dari HP di mana saja.

“Pendaftaran tidak pakai berkas, cukup masukkan NIK, pilihan sekolah dan NISN. NISN itu untuk mengambil nilai dari Dapodik,” ulasnya.

Sementara, untuk jurnal pendaftar nanti baru bisa direkap dan ditampilkan hari berikutnya. Misalnya pendaftar hari pertama, jurnalnya baru bisa dilihat besok pagi.

Berdasarkan rekapitulasi pendaftar yang dilihat di website resmi PPDB.sragenkab.go.id, hingga pukul 21.37 WIB malam ini, jumlah pendaftar SMP hari pertama untuk jalur zonasi tercatat sebanyak 2.898, jalur prestasi 267, jalur perpindahan tugas orang tua masih kosong dan jalur afirmasi 314.

Baca Juga :  Subhanallah, Meski Pandemi Ternyata Animo Berkurban Warga Sragen Malah Meningkat. Dinas Sebut Jumlah Hewan Kurban Tahun Ini Naik

Sementara sebaran pendaftar per sekolah masih sangat sedikit. Rata-rata pendaftar di haru pertana masih di bawah 10 siswa hingga maksimal 20 siswa. Wardoyo