JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kematian Ikan di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, ini Loh Lur Penyebabnya, Upwelling

Bangkai ikan saat dikeringkan di pinggir WGM.JSNews/Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM –Kasus kematian ikan dalam jumlah besar di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri masih saja terjadi sampai saat ini. Salah satu penyebabnya adalah fenomena upwelling alias pembalikan massa air.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Senin (21/6/2021), fenomena alam berupa pembalikan massa air atau upwelling memicu kematian ikan di keramba Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Fenomena upwelling terjadi ketika suhu permukaan air rendah sehingga massa air di bagian bawah danau lebih hangat dan menghasilkan massa air padat maupun gas di bawahnya. Masa air ini naik membawa senyawa beracun dan menyebabkan ikan sulit bernafas karena konsentrasi oksigen minimal.

Baca Juga :  HIPMI Wonogiri Targetkan 30 Persen Produk UMKM Terserap di Pasar Ritel, Langkah ini yang Dilakukan

Di WGM Wonogiri upwelling kerap terjadi ketika turun hujan lebat di bagian hulu. Adanya arus, angin, dan faktor lain memicu upwelling. Berton-ton ikan di karamba jala apung WGM mati sebagai dampak upwelling itu.

Baca Juga :  Bocoran Materi Uji Krida Saka Wira Kartika Raden Mas Said-Raden Ayu Kusuma Patah Ati Wonogiri, Terapkan 22 Syarat Kecakapan Khusus

Rekor kematian ikan tertinggi terjadi pada 2014 lalu. Yakni mencapai angka 100 ton lebih. Kasus ini lebih tinggi daripada kematian sejenis tahun 2009 yang hanya mencapai 60-an ton.

Tingginya angka kasus kematian ikan di WGM disebabkan wilayah pembudidayaan di karamba jala apung dipenuh dengan keramba. Sesaknya wilayah itu membuat ikan berebut mendapatkan oksigen.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua