JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

UPN “Veteran” Yogyakarta Dorong Pondok Pesantren Kelola Sampah

Tim Pengabdian bagi Masyarakat Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) menggelar kegiatan pembentukan kader pengelolaan sampah di Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak Kabupaten Bantul, Minggu (20/06/2021) / Istimewa


YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Kesadaran warga pondok pesantren terbilang masih rendah dalam memilah sampah. Oleh karena itu, Tim Pengabdian bagi Masyarakat Universitas Pembangunan Nasional  “Veteran” Yogyakarta (UPN VY) mencoba melakukan pendampingan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Munawwir Krapyak, Bantul melalui pembentukan kader penggerak.

Lurah Ponpes Al Munawwir, Agus A Munadi mengatakan, selama ini belum ada kader penggerak sampah yang secara menyeluruh mengkoordinir pengelolaan sampah.

Sampah sejauh ini dikelola oleh masing-masing kompleks, akibatnya sampah di beberapa kompleks tidak dikelola dengan baik.

“Karena fasilitas yang kurang memadai dan periode pengangkutan sampah oleh Kupas (nama unit pengelolaan sampah mandiri tingkat desa, red)  hanya dua hari sekali,” ujarnya di sela-sela kegiatan pembentukan kader penggerak, Minggu (20/6/2021) dan dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.

Ketua Tim Pengabdian bagi Masyarakat di Ponpes Al Munawwir, Oktavia Dewi Alfiani mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi lingkungan sekitar kompleks yang sampahnya  bertumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap.

“Masyarakat Ponpes terutama santri merupakan generasi penerus bangsa, jika tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan sendiri di lingkungan Ponpes, bagaimana nanti ketika mereka kembali ke masyarakat lagi setelah lulus dari Ponpes? Harusnya mereka sebagai santri lulusan Ponpes menjadi contoh yang baik dalam mengelola sampah, karena kita tahu sendiri ‘Kebersihan itu adalah sebagian dari iman’,” ujar dia.

Baca Juga :  Hormati PPKM Darurat, Munas V JSIT Indonesia Ditunda pada 20-24 Desember 2021

Anggota tim, Titi Tiara Anasstasia menambahkan kegiatan pendampingan pengelolaan sampah juga meliputi program bantuan teknologi tepat guna dalam mengolah sampah.

“Kami akan memberikan teknologi tepat guna hasil inovasi kami yaitu Organic Waste Trolley (OWTRO) untuk memudahkan Ponpes Al Munawwir dalam mengolah sampah organik, di samping kami memberikan pendampingan kepada kader penggerak sampah dalam berkegiatan,” ungkap Tiara.

Setelah kader terbentuk, kegiatan pendampingan akan diawali pada implementasi pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik yang akan diujicobakan pada Komplek Putri Ponpes Al Munawwir. Jika berhasil kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami sangat terbantu dan sangat berterima kasih kepada Tim UPN “Veteran” Yogyakarta. Dengan adanya program pendampingan ini kami menjadi lebih bersemangat dan paham karena dibekali teori terkait pengelolaan sampah khususnya kiat-kiat bagaimana mengubah sampah menjadi produk bernilai ekonomi,” pungkas Pengasuh Kompleks R Ponpes Al Munawwir, Agus Labib.

Baca Juga :  SD Muhammadiyah PK Kottabarat Luncurkan Modul Bahan Belajar Daring

Pembentukan Kader dilaksanakan Minggu (20/06/2021) dihadiri oleh lurah, pengasuh, bidang kebersihan masing-masing Kompleks Ponpes Al Munawwir, serta perwakilan Kupas Desa Panggungharjo.

Kegiatan itu berlangsung secara tertib dan tetap mengutamakan Protokol kesehatan Covid-19. Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung interaktif selama kegiatan berlangsung. suhamdani