Beranda Daerah Sragen Klaster Sekolah Merebak, Dinas Pendidikan Sragen Larang Rapat-Rapat Guru di Sekolah. Buntut...

Klaster Sekolah Merebak, Dinas Pendidikan Sragen Larang Rapat-Rapat Guru di Sekolah. Buntut 3 Sekolah Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Puluhan Guru Terpapar

Selfie Buka Masker

Ganjar yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jateng, Yulianto Prabowo, menyempatkan berinteraksi dengan warga positif yang ada di Technopark.

Salah satunya ketika bertanya pada seorang guru perempuan asal Gemolong. Ia menanyakan bagaimana riwayat guru itu bisa terpapar.

“Tadi ada guru MI yang tidak sengaja ketularan. Ya sebenarnya contoh yang bagus ya. Tadi guru MI ada belasan yang kena dan pengakuan cukup bagus. Biasanya disiplin. Ternyata dia merasa saat ada perayaan kemarin dia foto-foto (selfie) membuka masker. Foto-foto membuka masker. Hanya sesederhana itu. Dan dia merasa kayaknya pas itu karena setelah itu kami ketularan semua,” papar Ganjar menceritakan di hadapan wartawan.

Baca Juga :  PGRI Sragen Santuni Korban Kebakaran di Gemolong

Menurutnya, kisah guru MI itu bisa dipetik pelajaran. Yang pertama, disiplin menjaga protokol kesehatan harus terus dilakukan tanpa boleh lengah sekalipun.

“Selama ini disiplin kita itu sekali saja lengah maka yang sekali itu ternyata masalah. Maka jangan abaikan itu,” katanya.

Yang kedua, penularan covid-19 saat ini dimungkinkan memang dari varian-varian baru covid-19 yang mulai muncul.

Ia mengkhawatirkan tingginya penularan dan angka covid-19 belakangan ini dimungkinkan telah terjadi mutasi virus-virus mutan yang makin ganas.

“Bisa jadi memang varian-varian baru sudah mulai muncul. Artinya kita harus mulai berfikir virus mutan sudah terjadi mutasi dan makin ganas. Itu peringatan. Tapi mudah-mudahan hasil tes kita dari beberapa sampel yang ada,” terangnya. Wardoyo

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.